Penetapan Perda APBD TA 2020 Tuban Tercepat se- Jatim

- Team

Kamis, 5 Desember 2019 - 12:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perda Nomor 11 Tahun 2019 disahkan oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda bersama DPRD Tuban tanggal 25 November 2019 ini bersamaan dengan diterbitkannya Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/24329/013.4/2019

Perda Nomor 11 Tahun 2019 disahkan oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda bersama DPRD Tuban tanggal 25 November 2019 ini bersamaan dengan diterbitkannya Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/24329/013.4/2019

TUBAN. Netpitu.com – Penetapan Peraturan Daerah (Perda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tuban Tahun 2020 menjadi yang tercepat se-Jawa Timur.

Perda Nomor 11 Tahun 2019 disahkan oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda bersama DPRD Tuban tanggal 25 November 2019 ini bersamaan dengan diterbitkannya Surat Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/24329/013.4/2019 tentang Pemberian Nomor Registrasi Rancangan Perda, nomor registrasi Perda APBD Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2020.

Menurut Kepala Badan Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Tuban, Dra. Rini Indrawati, Kabupaten Tuban memperoleh nomor urut satu sebagai Pemerintah Kabupaten yang pertama mengirim tindak lanjut hasil evaluasi rancangan APBD tahun anggaran 2020 dan mendapat register Perda tentang APBD Tahun 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cepatnya penetapan ini karena proses pembahasan rancangan APBD bersama DPRD Tuban berjalan lancar. Baik eksekutif maupun legislatif memiliki komitmen yang sama dalam mempercepat pembahasan rancangan APBD Tahun 2020, Sehingga seluruh tahapan pembahasan berjalan sesuai jadwal dan target yang ditetapkan,” jelasnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Bhayangkara, Polres Bojonegoro Gelar Upacara

Rini menambahkan bahwa setelah ditetapkannya APBD Tahun 2020 ini, sesuai arahan Bupati Tuban, masing-masing OPD harus segera menyiapkan diri untuk menjalankan program-program dan kegiatan yang sudah ditetapkan.

Sehingga, APBD 2020 bisa berjalan maksimal terutama untuk program-program prioritas Pemkab Tuban pada 2020.

Adapun Lima Program Prioritas tersebut dijelaskan oleh Rini Indrawati, diantaranya adalah Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui peningkatan pelayanan dasar dan pemberdayaan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS);

Pemerataan infrastruktur dan penguatan konektivitas antar wilayah, manajemen kebencanaan, serta penguatan daya dukung lingkungan hidup;

Mewujudkan kemandirian ekonomi melalui peningkatan produktivitas, khususnya pada sektor ungulan;

Penguatan akuntabilitas kinerja melalui tata kelola pemerintahan yang baik, kualitas pelayanan publik, dan percepatan reformasi birokrasi di level daerah maupun desa; dan Stabilisasi keamanan, ketertiban untuk menjaga kondusifitas daerah.

“Komposisi APBD Kabupaten Tuban didominasi oleh Dana Perimbangan sebesar 58%. Pendapatan Asli Daerah menyumbang 22% dari total Pendapatan Daerah, sedangkan yang 20% berasal dari Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah. Estimasi pendapatan tahun anggaran 2020 dianggarkan sebesar Rp.2,601 Triliun,” terang Rini Indrawati.

Baca Juga :  Tuban Wujudkan Kampung KB

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 antara lain berupa Pendapatan Asli Daerah dianggarkan Rp.564,655 Milyar, dana perimbangan Rp. 1,506 Triliun dan Lain-lain pendapatan sebesar Rp. 529,802 Milyar.

Sedangkan untuk belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 2,697 Triliun, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar 1,510 triliun atau 56% dari total belanja daerah dan belanja langsung sebesar Rp.1,186 Triliun atau 44%.

Lebih detail Rini Indrawati menjelaskan bahwa Belanja tidak langsung digunakan untuk Belanja Pegawai dan tunjangan, belanja hibah dan bansos serta transfer ke desa antara lain seperti Dana Desa dari Pemerintah Pusat, alokasi dana desa (ADD) minimal sebesar 10% dari Dana transfer Umum.

Besarnya komposisi Belanja tidak langsung tersebut antara lain adanya pembiayaan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 yang dianggarkan pada pos belanja hibah.

“Sedangkan Belanja Langsung pada tahun anggaran 2020 diprioritaskan untuk Belanja Wajib yang telah ditentukan dan diatur dalam Pasal 50 PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah antara lain untuk fungsi pendidikan 20%, kesehatan 10% dan infrastruktur 25%,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kodim 0813 Berduka Kehilangan Danramil Sumberejo

Adapun untuk kenaikan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Tuban menargetkan sebesar 42,28 persen.

Berdasarkan proyeksi PAD tahun anggaran 2020, kenaikan PAD terbesar bersumber dari hasil pajak daerah yang mencapai 66,42 persen dari perolehan APBD 2019. Kenaikan PAD juga diproyeksikan berasal dari hasil retribusi daerah dengan kenaikan sekitar 17,99 persen.

Selanjutnya, PAD yang berasal dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah juga diproyeksikan mengalami kenaikan.

Untuk hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan diproyeksikan mengalami kenaikan 7,35 persen. Sedangkan lain-lain PAD yang sah diproyeksikan naik sekitar 20,31 persen.

‘’Secara keseluruhan, total kenaikan PAD pada tahun anggaran 2020 nanti kami proyeksikan sekitar 42,28 persen atau dari Rp 396.856.951.372 menjadi Rp 564.655.626.322,’’ terang Rini.

(met)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32