oleh

Banyak Didatangi Warga, Ada Apa Dengan Sumur Sukiran

BOJONEGORO. Netpitu. com – Keberadaan Sumur tiban yang ada di Dusun Ngembet, Desa Jatiblimbing Kecamatan Dander, mendadak viral di media Bojonegoro dan menjadi perhatian masyarakat sekitar lantaran air yang keluar dari sumber sumur itu mampu mensugesti masyarakat menyembuhkan penyakit kelumpuhan.

Adalah Sukiran, pria tua asal Dusun Gempol, Desa Growok, Kecamatan Dander, Bojonegoro, tukang sumur yang mendapat permintaan untuk membuatkan sumur di tengah sawah untuk keperluan mengaliri sawah Mujianto.

Sukiran sebelumnya juga dikenal sebagai orang tua yang memeliki kelebihan khusus dalam mencari sumber mata air untuk pembuatan sumur. Dalam ritualnya, sebelum menetapkan titik galian sumur Sukiran biasa melakukan puasa untuk mendapatkan isharoh.

“Sak urunge poso rumiyen ngger, supados mangke ngalap berkah dumadine sumberan niku, (Awalnya puasa dulu nak, biar nanti dapat berkah dalam puasa itu,saat sumur itu jadi),” ucap pria yang kerap disapa Pak Yus.

Dalam masa ritualnya Sukiran bermimpi mendapatkan air dalam Cupu (Kendi) kemudian Cupu tersebut ditaruh di sawah milik Mujianto. Namun secara ajaib air dalam Cupu itu berubah menjadi Gentong yang berisi air. Dari kejadian itu Sukiran yakin bahwa ditempat yang ditaruhkan kendi itu ada sumber air yang melimpah.

“Kulo piyambak nggih gawok nak, toyo sing kulo adahi Cupu, delalah wadahe dadi Gentong (Saya sendiri ya kaget, air yang saya wadahi kendi itu, lha kok wadahi jadi gentong),” jelas Sukiran saat meceritakan awal penemuan sumber air tiban itu.

Setelah yakin adanya sumber air di titik itu, kemudian menyuruh menantunya untuk menggali sumur. Setelah digali beberapa meter belum juga menemukan titik sumber mata air, sehingga menantunya itu mensudahi penggaliannya dan menyampaikan kepada Sukiran bahwa dirinya belum menemukan sumber mata air.

Sukiran sendiri masih belum percaya kok bisa sampai tidak mengeluarkan sumber air. Selang beberapa hari Sukiran mendapatkan petunjuk agar diirinya tidak perlu khawatir, sumber itu akan muncul dengan sendirinya dan air itu akan terus bertambah meski diambil banyak orang.

Awal mula sumur itu mulai banyak dikenal, menurut penuturan Mujianto, beberapa waktu lalu ayah mertuanya ( Sukiran ) mengobati orang dengan penyakit lumpuh, kemudian keluarga orang tersebut disuruh minum dan membasuhkan ke anggota tubuhnya yang dalam kondisi lumpuh.

Setelah itu secara rutin setiap hari dibasuh anggota tubuh yang lumpuh dengan menggunakan air sumur buaan Sukiran, dan ternyata penyakit lumpuh orang tersebut dapat disembuhkan dan anggota badanya dapat digerakkan kembali.

“Ya mungkin dari kejadian itu, sumur tiban ini mulai banyak didatangi orang untuk segala penyembuhan dan beberapa hajat lain, namun yang banyak untuk penyembuhan penyakit,” ucapnya.

Dengan banyak orang yang datang meminta air berkah tersebut diharapkan orang yang datang berniat baik sehingga apa yang diinginkan dapat dikabulkan melalui perantara air sumur tiban ini. tutup Mujianto.

(dan)