oleh

Capaian Kinerja Pemkab Tuban di 2018

TUBAN. Netpitu.com – Tahun 2019 adalah harapan bagi kita semua, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban akan terus bekerja keras merealisasikan program-program yang telah tertuang dalam visi misi guna mewujudkan Kabupaten Tuban Yang Lebih Religius, Bersih, Maju Dan Sejahtera.

Kinerja pemerintahan dan pembangunan pada tahun 2018 telah menghasilkan berbagai capaian yang membanggakan.

Diantaranya, tingkat kemiskinan di kabupaten Tuban mengalami penurunan dari 16,87 persen di tahun 2017 menjadi 15,31 persen di tahun 2018. 

Hal ini menjadi pencapaian tersendiri bagi Pemkab Tuban yang harus disyukuri, mengingat hanya 4 Kabupaten atau kota di Jawa Timur yang mengalami penurunan tersebut.

Sejalan dengan itu, tingkat pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan yang semula 4,90 persen meningkat menjadi 5,00 persen.

Di sisi lain, Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan publik juga meningkat. Pada tahun 2018, nilai IKM mencapai  80 objek sampling meliputi 58 unit pelayanan 5 OPD, 33 puskesmas, dan 20 Kecamatan.

Hal tersebut ditunjang dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan tiap-tiap OPD, antara lain Jariku Android, inovasi yang dikembangkan oleh Bagian Hukum Setda Tuban yang diganjar penghargaan dari pemerintah pusat. Warasmas (Wisata Arsip Anak Sekolah dan Masyarakat), satu inovasi yang dikembangkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) yang memperoleh penghargaan pada kompetisi inovasi tingkat Jawa Timur. 

Selain itu, masih terdapat beberapa inovasi lain, diantaranya, Jadek (Jauh Tapi Dekat), inovasi yang dikembangkan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), inovasi SIPOLIN dan SIPALIN CERIA oleh RSUD dr. R. Koesma Tuban, dan Tuban Smartcity, sebuah aplikasi berbasis android yang mudah digunakan, diluncurkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan berbagai inovasi dari OPD lainnya.

Pada sektor pertanian, rata-rata produksi padi sawah naik dari 572.887 ton pada tahun 2016 menjadi 578.071 ton di tahun 2017.

Jumlah populasi ternak besar, yaitu sapi potong mengalami kenaikan dari 329.272 pada tahun 2016 menjadi 334.143 pada tahun 2017.  

Sementara itu, jumlah nelayan di Kabupaten Tuban pada tahun 2017, baik nelayan laut maupun nelayan perairan Umum adalah   3.276  dan 1.754. 

Total produksi ikan meningkat untuk semua sub sektor perikanan pada tahun 2017 produksi  ikan di perairan laut naik dari 11.078,00 ton di tahun 2016 menjadi 12.012,50 ton.

Atas capaian kinerja dan sinergitas sepanjang tahun 2018, telah berbuah manis dengan diraihnya berbagai penghargaan diberbagai bidang, diantaranya:

– Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Menteri Tenaga Kerja RI

– Penghargaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan predikat B dari Menteri Pendayagunaan Aparatus Negara dan Reformasi Birokrasi.

– Penghargaan atas komitmen dalam mendukung program aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi dari KPK RI. 

– Penghargaan Atas Prestasi Kinerja Dengan ‘Status Sangat Tinggi Bintang Dua’ dari Kemendagri. Dan sebagai Apresiasi, Pemprov Jatim memberikan penghargaan serupa.

– Penghargaan Pencapaian Peningkatan Produksi Jagung tertinggi tingkat Jatim

– Penghargaan Kabupaten Layak Anak kriteria ‘Pratama’ dari Menteri PP-PA

– Penghargaan sebagai Pemenang Platinum Kabupaten Terbaik dalam kategori Pelayanan Publik Indonesia Attractiveness Award 2018.

– Penghargaan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tuban Tahun Anggaran 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). 

– Penghargaan Anugerah Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Tahun 2018 kategori Kepatuhan dan Kualitas Tata Kelola Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi dari Komisi Aparatur Sipil Negara.

– Top 25 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur tahun 2018 –  Otonomi Award Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (OA JPIP) 

– Penghargaan Terbaik Pertama Anugerah Wisata Jawa Timur (AWJ) Tahun 2018 dalam kategori daya tarik Wisata Budaya untuk Makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoro Qondi

– Kelahiran Terbaik mendukung UPSUS SIWAB di Jawa Timur. 

– Inagara (Inovasi Administrasi Negara) Award dari Lembaga Administrasi Negara (LAN) 

– Penghargaan Piala Natamukti dari  International Council for Small Business (ICSB) Indonesia dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM). 

– Penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 kategori perdagangan (Trade) dari Mark Plus Inc dan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing yang bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). 

– Penghargaan Terbaik 2 Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Nasional
2018. Untuk Desa Karanglo, Kecamatan Kerek dari BPJS Ketenagakerjaan.

– JDIH Terbaik 2018 tingkat kabupaten dari Menteri Hukum dan HAM RI.

– Kabupaten Peduli HAM Tahun 2018, dari Menteri Hukum dan HAM RI.

– Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018 Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) RI. 

Dari semua penghargaan yang telah diraih tersebut tidak serta merta menjadikan Pemkab Tuban  berpuas diri, Penghargaan ini selain disyukuri juga akan dijadikan motivasi untuk bisa lebih baik lagi dalam menjalankan amanah menjadi pelayan masyarakat  dan bekerja sebaik-baiknya untuk masyarakat.

Pada tahun 2019 ini, terdapat kenaikan pada Hibah sebesar 2,46 persen dibandingkan dengan tahun 2018.

Kenaikan juga terdapat pada Belanja Bantuan Sosial kepada masyarakat menjadi 79,08 persen. Dengan kenaikan tersebut diharapkan mampu menunjang upaya Pemkab dalam pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban.

Tidak hanya itu, dalam tahun 2019, berbagai target telah ditetapkan untuk segera dapat diwujudkan dalam berbagai program dan kegiatan pembangunan terutama dalam mengurangi angka kemiskinan. 

Kedepan tentu masih banyak yang harus dilakukan dengan segala rintangan yang mungkin mengganjal, tetapi kami yakin dengan dukungan semua elemen masyarakat, Pemkab Tuban Optimis  dapat mewujudkan Kabupaten Tuban yang semakin sejahtera.

(met)