Tekan Ledakan Jumlah Penduduk, Dinas P3AKB Sosialisasikan Kampung KB

- Tim

Rabu, 6 Februari 2019 - 06:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB yang dicanangkan Pemerintah untuk mengendalikan jumlah populasi penduduk, Selasa, (5/2/2019)

Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB yang dicanangkan Pemerintah untuk mengendalikan jumlah populasi penduduk, Selasa, (5/2/2019)

BOJONEGORO Netpitu.com – Pemkab Bojonegoro Sosialisasikan Program Kampung KB yang dicanangkan Pemerintah untuk mengendalikan jumlah populasi penduduk, di tiga tempat yaitu Desa Prayungan Kecamatan Sumberejo, Desa Blongsong Kecamatan Baureno, Desa Balungcabe Kecamatan Kedungadem (5/02/2019).

Program yang dicanangkan Pemerintah ini bertujuan untuk mengendalikan jumlah populasi penduduk agar jumlah penduduk tidak mengalami ledakan populasi.

Kepala Dinas P3AKB Bojonegoro Adi Wicakso, mengatakan kampung KB merupakan program Presiden RI melalui Nawa Cita yang ke tiga dan ke lima yaitu membangun Indonesia dari Pedesaan dan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan.

Sejatinya, lanjut Adi, pembangunan memang harus dilakukan di pedasaan karena Desa merupakan tolak ukur pembangunan.

Di Bojonegoro ada sekitar 337 kader KB atau IMP (Institusi Masyarakat Pedesaan). Selain itu di Bojonegoro juga ada 82 Kampung KB yang terdiri dari 63 setingkat Desa dan 19 setingkat Dusun.

Baca Juga :  Parah, Gara-gara SIPD Belum Siap ASN Bojonegoro Belum Terima Gaji

Terpisah, Anna Mu’awannah Bupati Bojonegoro mengatakan, salah satu tolak ukur Nawa Cita yaitu dengan pembangunan di Pedesaan salah satunya adalah dengan adanya Kampung KB.

Diperkirakan akan adanya ledakan penduduk pada tahun 2025, dimana bonus Demografi usia produktif. Apabila masyarakat usia produktif ini tidak memiliki kompetensi yang memadahi akan merugikan bangsa kita sendiri.

Baca Juga :  Penasehat Hukum Shodikin Duga Ada Upaya Kriminalisasi dan Rekayasa Kasus BOP TPQ

“Maka dari itu Pemerintah hadir dengan melaksanakan Program Kampung KB ini dimana dibangun pula manusianya, pengetahuannya, dan mentalitasnya. Sehingga nanti bisa menjadi masyarakat yang Produktif”, jelas Bupati Bojonegoro.

(pur/dan)

Berita Terkait

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa
Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh