oleh

Limbah Tahu dan Darah Hewan Paling Banyak Cemari Air Bengawan Solo

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kualitas air sungai terpanjang di Pulau Jawa, Bengawan Solo, itu kini sudah tercemar. Hal ini berdasarkan hasil uji labaoratorium Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah, Air  Bengawan Solo diduga banyak tercemar dari limbah industri rumah tangga (pabrik tahu) yang berada di daerah hulu sungai.

Selain itu, juga tercemar dari industri lainnya yang tersebar di sepanjang sungai itu. Tidak hanya itu saja, sampah rumah tangga juga sering dibuang di sungai Bengawan Solo.

Dikatakan Nurul, kebanyakan adalah limbah yang mencemari air bengawan solo dari limbah tempat penyembelihan hewan dan dari berbagai limbang rumah tangga. Seperti kotoran manusia yang langsung dialirkan kebangawan solo tanpa adanya Septi tank.

Berikut ini hasil Uji labnya Dinas Lingkungan hidup Kabupaten Bojonegoro Bulan Februari 2018 Pada titik hulu sungai dikecamatan padangan dan hilir Sungai Kecamatan Bourno dengan Sebagai berikut.titik pantau padangan BOD (Mg/L) 5,74 Baku Mutu BOD 3 COD (Mg/L)39,38 Baku Mutu COD 25 ,Bourno BOD (Mg/L 14,79 ,Baku Mutu BOD 3 ,COD (Mg/L 96,37 ,Baku Mutu COD 25 ,Rata-rata  19 ,81 BOD (Mg/L) dan COD (Mg/L 29,17.

(dan)