oleh

Kasus Korupsi BOP Kemenag Mencuat Dari Surat Bupati Bojonegoro

-BERITA-6.955 views

SURABAYA. Netpitu.com – Mencuatnya dugaan korupsi pungutan liar Bantuan Operasional Pendidikan ( BOP ) Kemenag Tahun Anggaran 2020 lantaran adanya surat edaran dari bupati ke Kantor Kementerian Agama Bojonegoro, yang memerintah pengusutan adanya dugaan Pungli BOP Covid 19 di Bojonegoro.

Hal tersebut diungkapkan oleh ketua majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi ( Tipikor ), Surabaya, I. Ketut Suarta, pada persidangan dugaan Pungli BOP, pada Selasa, ( 05/03/2022 ).

Baca Juga :  Mobil Dinas Bupati Bojonegoro Dicuri Di Garasi Pemkab, Ini Komentar Warga

Kepada terdakwa majelis hakim Pengadilan Tipikor, mengatakan bahwa kasus Pungli ini mencuat berawal adanya surat edaran bupati Bojonegoro kepada untuk mengusut adanya dugaan Pungli BOP Covid 19 di Bojonegoro.

Selanjutnya, I Ketut Suarta, bertanya pada terdakwa Shodikin, apakah pak Shodikin tahu mengenai surat edaran tersebut,”.

” Mulai sampai dengan detik ini, saya baru tahu dari majelis hakim bahwa ada surat edaran dari bupati Bojonegoro yang ditujukan kepada kantor Kemenag Bojonegoro. Untuk mengusut dugaan adanya Pungli BOP Covid yang bersumber dari bantuan Kemenag yang diterima lembaga TPQ/TPA yang ada di Bojonegoro,” jawab Shodikin, menanggapi pertanyaan I Ketut Suarta, ketua majelis hakim Pengadilan Tipikor, Surabaya.

Baca Juga :  Wabup Budi Irawanto " Saya Menuntut Keadilan Apa Yang Dilakukan Bupati Terhadap Saya "

Tak hanya pada terdakwa Shodikin, pertanyaan yang sama juga disampaikan majelis hakim kepada saksi yang dihadirkan selama persidangan tersebut berlangsung.

Saksi dari kantor Kemenag Bojonegoro pun saat diperiksa sebagai saksi di pengadilan Tipikor, Surabaya, pun mengakui bahwa tahunya ada dugaan Pungli BOP ini dari surat bupati Bojonegoro.

( ro )

Komentar

2 komentar

Komentar ditutup.