Ahmad Basyarah : Puti Guntur Jadi Ujian Bagi Kaum Soekarnois Jawa timur

- Team

Minggu, 6 Mei 2018 - 21:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Puti Guntur Soekarno merupakan bentuk ujian bagi Kaum Soekarnois di Provinsi Jawa timur, hal tersebut dikatakan Wasekjen DPP PDIP, saat sosialisasi Empat pilar MPR RI bersama dengan Soekarnois di Resto MCM, Bojonegoro, Minggu (6/5).

Karenanya ia meminta agar kaum Sokarniis di Bojonegoro bekerja keras membantu kemenangan Pasangan Gus Ipul dan Puti Guntur Soekarno. Karena hal tersebut akan membuktikan bahwa kaum Soekarnois masih ada dan solid dalam memperjuangkan ajaran-ajaran Soekarno.

Baca Juga :  Proyek Tipu-tipu Kades Kanten Berujung Penjara

“Apakah saudara-saudara siap memenangkan mbak Puti,” ujar Ahmad Basyarah, yang disambut teriakan “siap” oleh kaum Soekarnois di Bojonegoro.

Dalam kesempatan itu Wasekjen DPP PDIP itu juga meresmikan dibentuknya relawan banteng pulang kandang Bojonegoro yang di komandani Bambang Soen.

Dibentuknya relawan banteng pulang kandang dimaksudkan untuk menjadi wadah bagi kaum banteng yang berada di luar jalur partai dan kaum nasionalis Soekerno yang masih mengamalkan dan setia dengan ajaran Soekarno dalam mewujudkan cita-cita Indonesia merdeka.

Baca Juga :  Jembatan Bambu Di Desa Bareng, Ngasem Ambruk

(dan)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa