Minibus Elf Hantam Trailler, 3 Tewas di TKP dan 10 Orang Luka-luka

- Tim

Minggu, 6 Mei 2018 - 14:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Jalur maut rawan Laka Lantas Pantura kembali membawa korban meninggal dunia. Minggu dini hari, sekitar Pukul 01.30 Wib. Rombongan Minibus Elf No pol W – 7270 – X asal Driyorejo, Gresik yang berpenumpang 13 orang menghantam sebuah truk trailer.

Dari pantauan wartawan Netpitu.com saat di lokasi diketahui terdapat korban 3 orang meninggal di TKP, 2 orang mengalami luka berat, dan 9 orang mengalami luka-luka ringan.

Kanit Laka Lantas, Nungki Sambodo saat di temui media ini di TKP mengatakan lokasi kecelakaan tersebut berada di ruas Jalan Tuban-Bancar Kilo Meter, 18-19, masuk DesaTemaji, Kecamatan Jenu. Tempat Kejadian Perkara tersebut dikatakan Nungki, merupakan daerah tengkorak yang sering terjadi kecelakaan.

Lebih lanjut dikatakan Kanit Lantas, minibus dikemudikan oleh Adi Susilo, (MD) (24), Desa Tenaru, RT 06, RW 02, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik dan memuat 10 orang laki-laki asal Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kab. Gresik yang diantaranya adalah ; Panji, (MD), (21), Andre, (MD), (20), Rio Jefrianto, (24), Dwi Aji Subakti Subakti, (23), Fatkuroji, (23), Mochamad Aldian Subakti, (LB), (20), Lukman Hakim, (22), Mudik Anjani, (25), Dwi Awan Putra, (17), Adi Bagus, (22).

“Satu perempuan dari desa yang sama diketahui namanya Wiranti, (LB), (20),” ungkap petugas di lokasi. Ditambahkan, informasinya ada dua orang laki-laki dari Desa Tiken pada Kecamatan sama namanya, Agung Novianto, (17) dan Agus Andrianto, (20).

Baca Juga :  Di Kanor, Anna Muawanah Ikut Bikin Kue Jaman Now

Saat ini sopir truk trailer ber no pol W-9113-US, Yunarko, laki-laki, (35), warga Dupak Masigit XII/12, RT15, RW 02, Surabaya bersama seorang di dalam truk tersebut, Yahya, laki-laki, (51), swasta dari Desa Celep, Kec/Kab. Sidoarjo dibawa petugas Satlantas Polres Tuban untuk dimintai keterangan.

Menurut saksi mara di TKP, awal mula terjadinya kecelakaan lalulintas ini bermula dari Mini bus Elf yang berpenumpang ke 13 orang itu berjalan dari timur ke barat berusaha mendahului kendaraan lain yang tidak diketahui identitasnya, masuk di lajur kanan.

Baca Juga :  Bojonegoro Jadi Pilot Project Sibat di Jatim

Pada saat yang bersamaan berjalan dari arah berlawanan dari barat ke timur tiba-tiba sebuah Truk Treller muncul mendadak sehingga terjadi benturan antara kedua kendaraan. Akibatnya pengemudi minibus Elf tewas terjepit kendaraannya sendiri dengan kondisi mengenaskan.

Ketika berita ini ditulis petugas polisi masih meminta saksi di lokasi dan sedang menolong korban untuk segera dilarikan ke tempat medis terdekat.

“Sedangkan korban luka berat kita larikan ke RSUD Tuban,” jelas Kanit Laka Nungki S.

(gio)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan