600 Warga Berjubel di Kantor Kecamatan Balen Abaikan Protokoler Covid-19

- Team

Rabu, 6 Mei 2020 - 13:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sekitar 600 Warga di Kecamatan Balen, Rabu, (06/05/2020), berkumpul jadi satu di kantor Kecamatan Balen. Ke 600 orang warga tersebut diundang oleh pihak Kecamatan Balen untuk pembuatan rekening baru program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Balen.

Pengumpulan orang secara serentak dan besar-besaran di masa pencegahan penularan virus Corona tengah digalakkan oleh pemerintah ini menjadi tanda tanya masyarakat lainnya. Lantaran di lokasi sekitar pendopo kantor Kecamatan Balen tersebut nampak warga berjubel tanpa protokoler pengamanan untuk pencegahan penularan virus Corona. Padahal Kecamatan Balen masuk zona merah Covid,-19 di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Jelang Normal Baru Pemkab Tuban Data Kebutuhan Pesantren

Sangat disayangkan, di lokasi warga berkumpul juga tidak nampak petugas tim gugus tugas Covid-19 di lapangan yang mengatur warga agar sesuai dengan protokol penanganan dan pencegahan Covid-19.

Informasi yang diperoleh netpitu.com di kantor Kecamata Balen, sekitar 600 orang warga yang diundang ke kantor kecamatan tersebut adalah penerima program BPNT yang diundang ke kantor Kecamatan untuk pembuatan rekening bank.

“Warga yang diundang adalah calon penerima BPNT baru,” ujar sumber netpitu.com di kantor Kecamatan Balen.

Situasi warga yang berjubel di kantor Kecamatan Balen, Rabu, (06/05/2020).

Camat Balen, Nanik Lusetiyani. S. Sos. MM, yang dihubungi netpitu.com melalui selulernya belum menjawab panggilan telepon. Begitu pula saat hal tersebut ditanyakan melalui pesan Whatsaapnya sampai dengan berita ini ditulis belum juga memberi jawaban.

Baca Juga :  8 Balon Bupati dan Wakil Bupati Ikuti Fit Propertest Partai Nasdem

Kegiatan mengundang/ mengumpulkan orang lebih dari 5 orang dalam satu tempat ini jelas telah melanggar ketentuan surat edaran bupati Bojonegoro dalam penanganan dan pencegahan penularan virus Corona dan Peraturan Pemerintah tentang penanganan Covid-19.

(yon)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru