oleh

Alhamdulilah Polisi Bekuk Pencuri Sepeda Pancal

Netpitu.com – Polres Bojonegoro berhasil menangkap pelaku pencurian spesialis sepeda pancal. Dalam  Press Realessnya di Mapolres Bojonegoro, Selasa,(6/6), Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si, mengungkapkan ketiga pelaku tersebut berinisial AS (20) warga Desa Sumberwangi Kecamatan Kanor dan dua orang lainnya merupakan warga Desa Kabalan Kecamatan Kanor yang masing – masing berinisial SR (21) dan SL (26).

Dikatakan Kapoles, ketiganya telah melakukan pencurian sepeda pancal di 34 TKP yang berbeda. Sebanyak 9 TKP berada di wilayah Bojonegoro Kota, 4 TKP di wilayah Kapas, 5 TKP di wilayah Sumberjo, 3 TKP berada di wilayah Baureno, 7 TKP berada di wilayah Soko Kabupaten Tuban dan 3 TKP berada di wilayah Rengel Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi

“Sebanyak 10 TKP berada di wilayah yang masih berdekatan dengan Kabupaten Bojonegoro yaitu di wilayah Soko dan Rengel”ujar AKBP. Wahyu Bintoro, kepada wartawan.

Ketiganya ditangkap saat melakukan aksi pencurian di Sumberjo pada Selasa,  30 Mei 2017 lalu, di depan SDN 1 Sumberjo. Selanjutnya setelah dilakukan pendalaman penyidikan terhadap tersangka, terdapat pencurian lain yang dilakukan tersangka di 33 lokasi yang berbeda.

“ Dari pengembangan perkara seluruhnya ada 34 kai aksi pencurian yang dilakukan oleh tersangka di berbagai tempat,” terang Kapolres.

“Aksi ketiga berakhir saat melakukan aksinya di wilayah Kecamatan Sumberjo,” imbuh Kapolres.

Baca Juga :  Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi

Akibatnya perbuatannya saat ini ketiganya ditahan di sel tahanan Mapolres Bojonegoro guna dilakukan penyidikan lebih lanjut dan oleh petugas. Ketiga pelaku pencurian sepeda pancal yang telah meresahkan masyarakat Bojonegoro itu dijerat dengan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara itu, Muhammad Fathmi’rajzi Kuncoro, seorang pelajar yang melaporkan kehilangan sepeda ke Polsek Kota Bojonegoro, pada 30 April 2017 lalu, saat melakukan aktivitas olah raga di Aloon-aloon Bojonegoro, saat dikonfirmasi tentang penangkapan tiga pelaku komplotan pencuri sepeda oleh Polres Bojonegorotersebut, mengaku lega.

Setidaknya keamanan warga masyarakat Bojonegoro sedikit terjaga, lantaran berkurang pelaku pencurian sepeda yang bebas berkeliaran di jalan mencari mangsa.

Baca Juga :  Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi

Dari barang bukti (Photo) yang ditunjukan wartawan netpitu.com kepada Fahmi, ia mengatakan kemungkinan adanya barang bukti sepeda yang menyerupai sepeda miliknya yang hilang. Namun dari penampakan gambar sepeda di photo, menurut Fahmi terdapat bagian sepeda yang sudah dipreteli.

“ Penampakan warna sepedanya sih kayaknya sama, tapi kok ada spare part di bagian setang yang hilang (dipreteli),”ujarnya.

Namun demikian Fahmi belum berani memastikan bahwa sepeda itu miliknya yang hilang di Aloon-aloon, pada 30 April 2017 lalu, karena baru melihat penampakan sepeda dari Photo yang ditunjukkan wartawan kepadanya.

Inilah penampakan sepeda Muhammad Fathmi’rajzi Kuntjoro, yang dilaporkan hilang 30 April 2017 lalu.

(Dan)