oleh

Safari Ramadhan Kadivre Jatim Tekankan Profesional Kerja Petugas Perhutani

BOJONEGORO. Netpitu.com – Bulan Ramadhan 1439 H atau tahun 2018 ini seperti biasanya menjadi bulan penuh berkah. Untuk itu di hari ke 19 bulan puasa ini Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur melakukan road show Safari Ramadhan.

Kepala Divisi Regional Perum Perhutani Jawa Timur, Ir. Sangudi Muhammad bersama jajaran pejabat Divre Jawa Timur berkunjung ke sejumlah wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan se-Jawa Timur. Kunjungan pertamanya diawali ke Kantor Perhutani KPH Parengan, yang berada Bojonegoro, Senin, (05/06/2018). 

“Kunjungan Kadivre ke kantor Perhutani KPH Parengan ini selain bersafari ramadhan juga melaksanakan pembinaan karyawan perhutani untuk rayon I. Jadi semua Administratur beserta jajarannya hadir di sini,” kata Administratur/KKPH Parengan, Ir. Amin Badarrudin kala ditemui netpitu.com di ruang kerjanya. 

Pembinaan karyawan Perum Perhutani ini dihadiri oleh Adm KPH Parengan, Adm KPH Bojonegoro, Adm KPH Padangan, Adm KPH Jatirogo dan Adm KPH Tuban turut pula sekitar 200 lebih jajaran Asper dan KRPH.

Dalam arahannya Kadivre Jatim menghendaki jajaran dibawahnya agar selalu meningakatkan jiwa korsa karyawan demi kedaulatan hutan dan pererat tali silatutohim dengan  Lembaga Masyarakat Desa Hutan selaku mitra utama Perhutani.

Menurut Kadivre Perhutani Jatim, keberhasilan pengelolaan hutan oleh perhutani dari jaman dulu hingga jaman now tanpa dibekali senjata. Bagi semua pioner saya harapkan bekerjalah secara profesioal, inovatif, ramah dan jujur kepada pimpinan. Selalu berjujurlah kepada perusahaan, bekreatiflah demi perhutani. Tanpa melakukan itu semua tak ayal nggak akan berapa lama perhutani kejayaannya tidak akan lama,” paparnya.

Dalam dialog dengan administratur KPH dan pejabat Kepala Departemen serta jajaran lainnya, Kadivre Sangudi  Muhammad memprioritaskan untuk daerah-daerah yang rawan pencurian, utamanya daerah yang memiliki potensi  tegakkan Kayu jenis Sono. 

“Kayu sekarang dipasaran sedang ngetren dan banyak laporan baru-baru ini yang lagi  sedang marak pencurian,” ungkap. Selain itu juga ditekankan agar ada peningkatan produksi getah yang signifikan pada tahun sekarang. 

Dia memberikan lampu kuning kepada seluruh jajaran manager KPH yang memiliki potensi getah pohon pinus kalau sampai dengan di akhir bulan Mei 2018 masih ketinggalan dari target NPS.

Untuk KPH yang memiliki potensi produksi kayu jati, Kadivre Jatim mengingatkan kembali bahwa target tebangan kayu jati maksimal di bulan September tahun 2018 harus selesai.

Sedangkan bagi bidang Keamanan Kadivre sudah sedikit ayem karena telah selesainya dilaksanakan audit tunggak dan ini akan memudahkan untuk memaksimalkan kegiatan merehabilitasi kembali hutannya.

“Mumpung bulan puasa mereka harus kami dorong untuk berbuat jujur terhadap diri sendiri dan pimpinan serta bagi perusahaan,” ujarnya dikonfirmasi setelah acara.

Untuk menggenjot pendapatan perusahaan tanpa meninggalkan kelestarian hutan di jawa timur ia berpesan kepada petugas harus punya inovatif dan berkreatifitas, berfikir positif.

“Di bulan penuh hikmah saya tekankan mereka agar berkontemporer kalau nebang itu haram kalau tidak profesional,” katanya tegas. 

Dia menghimbau petugas dilapangan harus sering bersilaturahmi ke masyrakat yang intinya  bagaimana petugas harus bisa untuk mempertahankan kedaulatan  perhutani. 

Kadivre mengatakan bahwa pihak managemen Perum Perhutani Divisi Regional JawabTimur sekarang ini sudah mendapatkan laba keuntungan sebesar Rp 190 Milyard. 

Ir. Sangudi Muhammad, di akhir kepulangannya untuk kembali ke Surabaya menyempatkan memberitahukan ke media ini akan melanjutkan kegiatan Safari Ramadhan Divre Jatim ke beberapa tempat diantaranya pada tanggal 5 Juni ke KPH Banyuwangi Selatan atau rayon 5 ( KPH Banyuwangi Selatan, Banyuwangi Utara, Banyuwangi  Barat Bondowoso, Jember). 

Lalu mengunjungi karyawan karyawati Rayon 4 pada tanggal 6 Juni Malang (KPH Malang, Pasuruan, Probolinggo dan  Madura). Kemudian keesokkannya pada tanggal 7 Juni di KPH Lawu ds untuk Rayon 2 ( KPH Madiun, Lawu ds, Saradan dan Ngawi).

“Terakhir kunjungan Pak Kepala Divre Jatim pada tanggal 30 Mei ke KPH Kediri untuk Rayon 3 (KPH Kediri, Blitar, Jombang fan KPH Nganjuk).

(gio)