Manganan Tradisi Bersyukur Kepada Sang Pencipta dan Pemilik Alam Semesta

- Team

Jumat, 6 Juli 2018 - 16:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Ratusan Warga Desa Dander, Kecamatan Dander, Bojonegoro, Jum’at (7/7) tumpah ruah di salah satu tempat keramat di area Lokasi Wisata Tirtawana Dander. Menurut Kades Dander, Kiswoyo, masayarakat setempat Dander menyebutnya sebagai sungai Pakis dan Sungai Gede.

Tujuan warga kesini dengan membawa berbagai makanan atau hasil bumi untuk melakukan ritual sedekah bumi atau biasa dikenal “manganan”.

Baca Juga :  Kapolda deteksi 500 warga Jabar ikut aksi 55

Manganan mempunyai maksut dan tujuan sebagai rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena berkat Rahmat-Nya panen melimpah ruah dari tahun ke tahunnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ritual adat inipun digelar setiap setahun sekali dan sudah menjadi tradisi masyarakat Desa Dander. Sebelum digelar manganan ( makan bersama,red ) terlebih dahulu dilakukan ritual di Sungai Pakis dan Sungai Gede,kemudian ke Makam Oro Sento sebagai prosesi akhir.

Baca Juga :  Ajari Siswa Peduli Lingkungan, Hanafi - Nurul Bikin Biopori

Manganan ini juga dihadiri Budi Irawanto, Calon Wakil Bupati dari pasangan Anna Muawanah. Kepada warga Desa Dander, Wawan berpesan agar tradisi nyadran atau manganan ini dijaga kelestariannya.

Mangan menurut Budi Irawanto, memiliki filosafi dalam tentang kebersamaan dan kegotong-royongan. Selain itu juga terdapat nilai- nilai luhur tentang budi perkerti.

Baca Juga :  LPM Gelar Lokakarya dan Pameran Produk Permata

“Sebagai wujud syukur rasa terima kasih kepada Allah SWT. Mereka melakukan sedekah bersama- sama secara serentak. Tentunya jika ini dikelola dengan benar akan memberi manfaat bagi warga yang kurang beruntung,” ujar Budi Irawanto.

“Nilai-nilai Pancasila ada di tradisi manganan ini,” tandasnya.

(dan)

Berita Terkait

Copras – Capres 2024
Tampil Unik Peserta Lomba Nyanyi Lagu Kenangan Ini Dapat Hadiah Dadakan
Pers Pencasila dan Jurnalisme Patriotik
PKL Berbasis Proyek Solusi Alternatif Di Masa Pandemi Untuk SMK
Opini : Kebijakan Satu Pintu di Kantor Disdik Bojonegoro. Apa Maksudnya ?
Penonton Lomba Oklik Berjubel, Salah Siapa ?
Pilkada Tuban “Pertarungan 2 Raja”
Merebut Kembali Minyak Jonegoro

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03