oleh

Warga di 2 Dusun Desa Sengon, Ngambon Alami Krisis Air Bersih

BOJONEGORO. Netpitu.com – Kemarau Panjang di Kabupaten Bojonegoro, semakin meluas.

Kekeringan dan hilangnya sumber mata air menjadi persoalan baru yang harus dihadapi warga Desa yang mengalami kekeringan setiap harinya di sepanjang kemarau ini.

Di Dusun Branggah dan Dusun Ngrapah, Desa Sengon, Kecamatan Ngambin, misalnya, 300 warga di dua Dusun ini harus mencari sumur yang sumber airnya masih ada. Karena di Desanya sumber air di sujur-sumur warga telah menghilang.

Kekeringan di Dusun ini, terparah terjadi di RT. 23, 24, 25 dan RT 13 RW 2 Dusun Ngrapah.

Menurut Beno (36), salah satu warga Dusun Ngrapah Beno (36), warga akhir-akhir ini harus rela antri untuk mendapatkan air bersih Untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci dan kebutuhan minum ternak yang diambil dari salah satu sumur yang berjarak 2 Kilo meter dari rumah warga.

Itupun warga harus berlomba adu cepat antri di sumur tersebut dengan menggunakan jerigen dan diangkut menggunakan mobil pick up.

Sumur yang dikenal warga dengan sebutan “sumur gede” tersebut lokasinya berada di kawasan pinggir hutan.

Hingga saat ini menurut Beno, warga yang mengalami krisis air bersih ini belum mendapatkan bantuan drooping air bersih dari Pemkab Bojonegoro.

(dan)