oleh

Harlah Koperasi KAREB Wantimpres Kunjungi MPS Kapas

-BERITA-17 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Koperasi Karyawan Redrying (KAREB) genap berusia 45. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) dilaksanakan di Mitra Produksi Sigaret (MPS) Kalianyar, dan dihadiri langsung oleh Tim Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo serta Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irwanto. Rabu (06/10/2021).

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Soekarwo, mengatakan pada peringatan hari ulang tahun ke-45 koperasi KAREB. Harapan kami semoga terus bertambah tenaga kerja terutama untuk mengurangi angka pengangguran, kemiskinan di Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Pencurian Mobil Dinas Bupati, Penuh Kejanggalan dan Keanehan

“Bahwasanya Bojonegoro masuk menjadi lima daerah yang menjadi solusi pembangunan di Jawa Timur. Kondisi yang menjadi hubungan lebih baik berupa komunikasi dan silaturahmi, saya kira peran dinas maupun OPD terkait sangat penting untuk kedepan terlebih peran koperasi,” papar Soekarwo.

Lanjut, terkait Sigaret Kretek Tangan atau SKT sendiri apabila ongkos produksi tinggi tidak perlu substitusi untuk mengurangi beban dengan cara cukai yang terlalu tinggi. Karena ongkos produksi salah satunya adalah pajak/cukai

Baca Juga :  Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi

Terkait penggunaan mesin dirasa tentu sangat efisien, bahkan jauh lebih efisien jika yang diperoleh keuntungan lebih besar. Apabila Pemerintah sekarang perlu tambahan biaya fiskal, termasuk terhadap SKT ini semua menjadi tulang punggung ekonomi rumah tangga.

“Saya kira merupakan salah satu pendekatan yang baik dari direksi yaitu di atas Upah Minimum Kabupaten (UMK). Dan jauh di atas UMR yang dibuat Pemerintah Provinsi, pada saat cukai tidak naik drastis maka harus kita perjuangkan,” ucapnya.

Baca Juga :  Bongkar Mafia Minyak Goreng Kejagung Tetapkan Dirjen Daglu Kemendag dan 3 Pengusaha Sebagai Tersangka

Oleh sebab itu menurut perhitungan para pengurus direksi ahli bahwa posisi padat karya bisa dipertahankan. “Sebab padat karya memberikan konsep adilnya di dalam mengelola ekonomi,” pungkasnya.

(pur)