oleh

Kadisdik Jatim : Tahun Ini Tak Ada Bantuan Seragam SMA – SMK

BOJONEGORO. Netpitu.com – Bagi orang tua wali murid yang memasukkan anaknya di Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baik sekolah negeri maupun swasta ditahun ajaran 2018/2019 dipastikan tidak diberi bantuan seragam sekolah.

Batuan seragam dari Gubernur Jawa Timur dua stel untuk baju putih-abu abu dan pramuka yang diberikan kepada murid baru khususnya yang sekolah negeri pada tahun ajaran kemarin, untuk tahun ajaran baru yang akan datang sudah tidak ada lagi.

Saiful Rahman, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Propinsi Jatim mengatakan, untuk tahun ajaran 2018/2019 dari Gubernur Jatim tidak ada bantuan seragam sekolah untuk murid baru se Jatim lagi. Bantuan tersebut dialihkan untuk membantu Guru Tidak Tetap (GTT) maupun Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang ikut mengabdi di SMK/SMA.

“Sudah tidak ada bantuan seragam untuk murid baru dari Propinsi Jatim, pihak Disdik Propinsi Jatim juga tidak akan mengadakan serangan sekolah hal itu dikarenakan pihak Disdik Propinsi Jatim tidak ingin terlibat dalam politik praktis, soalnya Propinsi Jatim tahun 2018 akan melangsungkan Pemilihan Gubernur”, tegas Kepala Disdik Propinsi Jatim.

Saiful Rahman menambahkan, pihak Disdik Propinsi Jatim mempunyai anggaran Rp 1,3 Trilyun yang digunakan untuk membantu kesejahteraan GTT/PTT yang mengabdi di SMK/SMA yang belum mendapatkan sertifikasi. Sekarang ini sudah dalam proses pencairannya.

Dijumpai terpisah, Muhammad Yunus Kepala SMAN Boureno menjelaskan, terkait bantuan seragam untuk murid baru pada tahun ajaran baru nanti yang sudah tidak ada, pihak sekolahan akan mengikuti petunjuk tentang pengadaan serangan sekolah dari Disdik Propinsi Jatim.

(pur)