oleh

Kepala SMA Dan SMK Dilarang Terlibat Politik Praktis

BOJONEGORO. Netpitu.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 Juni 2018 yang akan datang baik itu Pemilihan Bupati (Pilbup) Bojonegoro maupun Pemilihan Gubernur (Pigub), diharapkan Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Kepala Sekolah Menengah (SMK) baik sekolah negeri maupun sekolah swasta yang ada di Bojonegoro jangan sampai terlibat di dalam politik praktis.

Saiful Rahman, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim mengharapkan, Semua Kepala SMK dan SMA yang ada di Bojonegoro jangan sampai terlibat dalam politik praktis serta jangan sampai mengarahkan murid yang sudah mempunyai hak pilih kepada salah satu Pasangan Calon (Paslon), kalau sampai terlibat akan kita proses sesuai dengan aturan yang ada.

“Jangan sampai mendatangkan Paslon ke sekolahan, kalau terbukti akan saya tindak tegas. Tugas utama dari Kepala Sekolah itu adalah memajukan pendidikan serta harus bisa menciptakan inovasi bagi kepentingan dunia pendidikan”, tegas Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jatim.

Saiful Rahman mengingatkan bagi semua Paslon yang ada, baik itu Paslon Bupati Bojonegoro maupun Paslon Gubernur Jatim harus mematuhi peraturan yang ada di Komisi Pemilihan Umum. Untuk sekolahan yang ada harus steril dari gambar semua Paslon.

(pur)