oleh

Jangan Terkecoh, Seragam Cleaning Service RSUD Sama Dengan Tenaga Harian Lepas

BOJONEGORO. Netpitu.com – Jangan terkecoh, jika melihat pemandangan aneh di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosrodoro jatikusumo, Bojonegoro, dimana ada petugas berpakaian seragam baju putih dan celana hitam tengah melakukan pekerjaan bersih-bersih atau tengah mencabuti rumput di halaman rumah sakit. Mereka bukannya tenaga harian lepas ( THL ) rumah sakit yang tengah menjalani sanksi hukuman tapi petugas cleaning service yang baru seminggu ini bekerja.

Tentu saja kesamaan seragam cleaning service dengan THL rumah sakit ini juga membuat bingung pasien rawat inap. Seperti diungkapkan Ngatmo, keluarga pasien dari Kepohbaru, yang mempertanyakan keberadaan petugas cleaning service yang tengah bekerja.

“Apa itu pegawai rumah sakit, kok nyapu dan ngepel ?,” ujar Ngatmo, kepada netpitu.com, Rabu, (7/4/2021).

Selintas memang tidak bisa dibedakan antara seragam pegawai rumah sakit dengan petugas cleaning service di rumah sakit. Jika tak biasa kenal, dipastikan akan salah terka.

Untuk mengetahui siapa sebenarnya kemudian netpitu.com mendatangi dr. Hastono, PPTK ( Pejabat Pembuat Teknik Komitmen ) RSUD Bojonegoro. Kepada netpitu.com Hastono menjelaskan bahwa petugas berseragam putih dengan pekerjaan pembersihan adalah petugas cleaning service dari PT. Bali Wong, pemenang tender kebersihan pada lelang tahun ini.

Soal seragam, dikatakan Hastono, sekarang ini masih dalam tahap pembuatan ( pejahitan ) pakaian oleh PT pemenang tender yang jumlahnya sekitar 123 seragam petugas cleaning service.

Sampai dengan Rabu, (7/4/2021) hari pihak PT pemenang tender disinyalir juga belum memenuhi jumlah Kuoto troly ( kereta dorong muatan barang ) sebanyak 117 unit. Tapi sekarang ini masih tersedia baru sebagian.

dr. Hastono, PPTK RSUD Sosrodoro Jatikusumo, Bojonegoro.

Selanjutnya, menanggapi kesamaan seragam petugas cleaning service dan THL rumah sakit ini, Sri Rejeki, yang sebelumnya sebagai Kasi Logistik RSUD Bojonegoro, mengatakan masih memaklumi seragam yang dipakai petugas cleaning service karena PT nya baru bekerja mulai tanggal 1 April ini.

Diakui Sri Rejeki pihaknya telah bertemu pihak management PT dan meminta agar seragam petugas cleaning service dibedakan dengan tenaga kontrak rumah sakit.

” Boleh warna putih tetapi kaos, bukan kemeja,” ujar Sri Rejeki, yang sekarang di bagian Umum RSUD Sosrodoro jatikusumo, Bojonegoro.

“Yang penting, rumah sakit itu bersih,” tambah Sri Rejeki.

(Yon)