Partai Nasdem Kecam Penutupan Tambangan Banjarsari

- Team

Kamis, 7 April 2022 - 12:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Penutupan Tambangan perahu penyeberangan sungai Bengawan solo, yang menghubungkan Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, dengan Kota Bojonegoro mendapat kecaman dari politisi partai Nasdem, Kusbiyanto.

Lantaran tambangan Banjarsari tersebut merupakan akses transportasi warga desa menuju kota yang telah ada sejak ratusan tahun lalu.

Hal tersebut tercantum dalam prasasti Canggu yang dikeluarkan oleh Hayam Wuruk, yang berangka tahun 1280 Saka atau 1358 tahun Masehi. Prasasti ini merupakan dokumen otentik yang memuat berbagai informasi mengenai transportasi air di Mandala Jawa, khususnya mengenai tambangan.

Kusbiyanto mempertanyakan apa dasar kewenangan Pemkab Bojonegoro melakukan penutupan tambangan Banjarsari tersebut. Karena dalam ketentuan peraturan perundang – undangan pengelolaan kawasan Bengawan Solo menjadi kewenangan pemerintah pusat yang pelaksanaan secara teknis dilakukan oleh Balai Besar Wilayah Sungai ( BBWS ) Provinsi.

Baca Juga :  Atasi Masalah Sampah Pondok Pesantren AN-NUR Ngrowo Dirikan Bank Sampah

Lanjut Kusbiyanto, dengan menutup tambangan Banjarsari tersebut Pemkab Bojonegoro telah melampaui kewenangan dan melanggar Undang-undang Nomor 9 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah.

Dengan adanya proses pembangunan ruang terbuka hijau yang tengah dilaksanakan oleh Pemkab, seharusnya Pemkab mencari solusi bagaimana supaya tambangan Banjarsari tersebut tidak ditutup. Agar masyarakat yang membutuhkan akses transportasi perjalanan menuju kota Bojonegoro tetap bisa melangsungkan perjalanannya seperti biasa dan tidak terganggu oleh dampak pembangunan itu.

Baca Juga :  Pemandian Air Nganget Tuban " Berkah Dari Sunan Bonang "

“Jangan malah menyusahkan rakyat kecil,” kata Kusbiyanto, mantan Kepala Bakesbangpol Bojonegoro, kepada netpitu.com, Kamis, ( 07/04/2022 ).

“Menutup tambangan berarti mematikan dan merusak situs budaya yang harusnya dilestarikan oleh pemerintah daerah,” tegas Kusbiyanto, wakil ketua bidang Pemenangan Pemilu DPD Partai Nasdem Bojonegoro.

(ro)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03