Bupati Huda Ingatkan Ancaman Bahaya Covid19 Tidak Pandang Status dan Usia

- Team

Jumat, 7 Agustus 2020 - 08:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda didampingi Komandan Kodim 0811/Tuban, Letkol Inf Viliala Romadhon menyerahkan paket bantuan sembako dan APD kepada sejumlah pengasuh pondok pesantren di kecamatan Bangilan, Senori, dan Parengan, Kamis (06/08/2020).

Bantuan yang berasal dari Pemprov Jatim diantaranya diserahkan kepada pesantren Al Ihsan Desa Kedungmulyo dan As Salam Desa Bangilan, Singgahan, pesantren Mansyaul Huda 2 Desa Jatisari, Senori dan Miftahul Hikmah di Desa Sukorejo, Parengan.

Selain menyerahkan paket bantuan, Bupati Tuban juga memberikan pengarahan kepada pengasuh dan santri pondok pesantren, bahwa wabah virus Corona mengancam semua lapisan masyarakat, tidak memandang status maupun profesi. Bupati juga menyampikan di sejumlah wilayah Indonesia, terdapat santri yang terpapar.

“Karenanya, harus waspada dan disiplin diri sendiri menerapkan protokol kesehatan masing-masing,” pesan Bupati Huda.

Salah satunya, disiplin menggunakan masker dan menjadikannya sebagai kebiasaan dan budaya baru, pengawasan terhadap warga lingkungan internal pesantren harus diperketat.

Santri dilarang berkegiatan di luar lingkungan pesantren. Wali santri juga diberikan pemahaman untuk tidak mengunjungi anaknya yang sedang mondok.

Bupati Tuban menghimbau pengasuh pesantren untuk intens berkoordinasi dengan pihak desa, Puskesmas dan Kecamatan untuk dilakukan pendampingan.

Selain itu, bila terdapat santri yang menampakkan gejala mirip Covid-19 dapatnya segera melapor agar dilakukan tindakan yang diperlukan.

“Upaya lahiriah harus didukung ikthtiar batiniah, karenanya perlu memperbanyak doa dan mohon perlindungan kepada Allah,” terang Bupati yang juga msutasyar PCNU Tuban.

Baca Juga :  Lomba Siswa Teladan Diikuti 56 Perserta

Lamuni Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang ini juga berpesan pada santri agar merasa syukur dan bangga ditakdirkan menyandang predikat santri. Menjadi santri juga mendapat kelebihan lain, berupa dapat berkegiatan belajar mengajar mendahului lembaga pendidikan lainnya.

Meski demikian, harus tetap patuhi protocol kesehatan. Pendidikan Pesantren mencakup berbagai aspek, mulai dari ilmu agama, sosial budaya, dan ilmu pengetahuan.

“Ini menjadi bekal untuk bermasyarakat ketika lulus nanti,” sambungnya.

Sementara itu, perwakilan Pengasuh pesantren Mansyaul Huda 2, Abdul Muis mengatakan pengasuh pondok telah mengharuskan santri untuk memakai masker dan tidak beraktivitas di luar pesantren selain melakukan pengawasan dan penertiban bagi santri yang melanggar.

Baca Juga :  370 Guru PPPK Terima SK Fungsional

“Kyai dan pengasuh tidak henti hentinya mengingatkan santri untuk disiplin mematuhi anjuran pemerintah,” ujarnya.

Abdul Muis menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tuban yang telah memperhatikan linkungan pesantren, utamanya di masa pandemic Covid-19. Kegiatan ini menjadi momen untuk menguatkan silaturahmi antara ulama dan umara.

Paket bantuan yang diterima pesantren terdiri dari 16 item, di antaranya sembako, alat kesehatan, fasilitas cuci tangan dan vitamin. Paket bantuan APD dan logistik dari Pemprov diserahkan kepada 50 pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tuban.

Hadir pula pada kegiatan ini Kepala Pelaksana BPBD Tuban, Yudi Irwanto, Kepala Dinkes Tuban, Bambang Prasetyo Utomo, Suwito, Kabag UPKP Setda Tuban, serta Camat dan Forkopimka setempat.

(met)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja
Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro
Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum
Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan
IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32