oleh

ASN Pemkab Tuban Galang Sumbangan Bantu Korban Gempa Lombok

TUBAN. Netpitu.com – Tahap tanggap darurat penanganan bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), telah berakhir 25 Agustus 2018 lalu dan saat ini memasuki tahap transisi darurat  pemulihan.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, ASN ( Aparatur Sipil Negara ) Pemerintah Kabupaten Tubab, menggalang donasi untuk disumbangkan kepada korban gempa di Lombok.

Diwakili Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A), Nurjanah, SH,  MM dan Kabid Pemberdayaan Sosial,  Harsono Tri Asworo S. Sos serta Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tuban, Drs. Rohman Ubaid, mereka menyerahkan secara langsung bantuan di Kantor Dinsos Provinsi NTB, Jl. Langko No. 57 Mataram.

Bantuan diterima oleh kepada Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat, Ahsanul Halik, S.Sos., M.H., yang didampingi oleh Kasubbid Penanganan Korban Bencana Alam Kementerian Sosial RI, Drs. Iyan Kusmadiana dan Kordinator Tagana Kabupaten Lombok Utara, Zulyadaini, kemarin, Rabu (05/09/2018).

Baca Juga :  Kiat STT NKRI Bertahan di Tengah Pandemi Covid19

Dana bantuan yang dihimpun dari karyawan-karyawati dilingkungan Pemkab Tuban (OPD, Kecamatan dan Beberapa Desa Se-Kabupaten Tuban) sebagai tindak lanjut instruksi Bupati dan Wakil Bupati melalui Sekda untuk adanya gerakan peduli Lombok pada jajaran Pemerintah Kabupaten Tuban. 

Adapun Bantuan Kemanusiaan Gempa Lombok yang diberikan tersebut berupa uang tunai sebesar 210 Juta rupiah yang digunakan untuk pengadaan Rumah Hunian Sementara (RHS). 

Sebelumnya  pada tanggal 29 Agustus 2018 juga telah dikirim berupa bantuan logistik bahan kebutuhan korban bencana berupa Mie Instan,  Kecap Manis, selimut,  kerupuk,  biskuit dan ikan asin dari beberapa OPD dan Perusahaan.

“Bantuan berupa barang telah sampai di Lombok tanggal 2 September 2018 dan telah didistribusikan kepada yang membutuhkan” ujar Kadinsos P3A ini saat ditemui media ini diruang kerjanya, Kamis, (06/09/2108).

Baca Juga :  Langkah Blunder, Sahabat Ganjar ?

Kadinsos Provinsi NTB saat menerima bantuan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua bantuan yang telah diberikan oleh Pemkab Tuban beserta seluruh masyarakat Jawa Timur pada umumnya.

Ia mengaku bahwa sampai saat ini masyarakat lombok masih perlu banyak pendampingan dan bantuan untuk pemulihan sebagaimana kondisi sebelumnya,

“Sampai saat ini masih ada sekitar 417 ribu jiwa yang menjadi pengungsi dan masih perlu mendapat perhatian tempat tinggal dan bantuan logistik” ujarnya

Hal senada diungkapkan Kordinator Tagana Kabupaten Lombok Utara, Zulyadaini yang mendampingi rombongan dari Tuban ke lokasi gempa terparah di Kecamatan Pemenangan Lombok Utara.

Zul sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa saat ini bantuan dari berbagai pihak masih sangat di butuhkan, terutama untuk tempat tinggal dan logistik terutama beras. 

Baca Juga :  2 Dekade Partai Demokrat, DPC Demokrat Bojonegoro Gelar Program Bina UMKM

Dia menujukkan bagaimana kondisi yang ada di Lombok Utara. Dimana 90 persen lebih tempat tinggal hancur dan sudah menjadi rata dengan tanah.

Karenanya bantuan yang sudah masuk akan digunakan untuk membuat Rumah hunian sementara yang terbuat dari Kayu dan Triplek, satu Rumah terbagi menjadi dua Kepala Keluarga.

“Harapannya masyarakat memiliki rumah sementara yang layak sebelum dapat kembali ketempat tinggal semula” imbuhnya

Dia berharap bantuan dari semua pihak terus dapat diberikan Hingga dapat kembali pulih secara berangsur-angsur.

Nurjanah menambahkan bahwa pada 15 Agustus lalu Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si telah memberangkatkan bantuan logistik yang di himpun dari masyarakat dan juga memberangkatkan 3 orang relawan Tagana, Kab. Tuban ke Lombok untuk bergabung dengan Relawan dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.

(met)