oleh

Oh…, Dalam Sepuluh Bulan 14 ASN Dinas Pendidikan Ajukan Cerai

BOJONEGORO. Netpitu.com – Dalam waktu kurang dari setahun ( 10 bulan ) ini Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro menangani 14 perkara perceraian yang diajukan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di lingkup lembaga yang ngurusi bidang pendidikan.

Pada Oktober ini saja ada 6 perkara perceraian. Untuk 6 perkara tersebut pihak Disdik Bojonegoro masih melakukan proses mediasi dan pembinaan.

Kabid Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) melalui Staf Pengaduan Disdik Bojonegoro, Abdul Wachid menerangkan saat ini memang ada 6 perkara pengajuan perceraian yang tengah ditangani dan masih dalam tahap pembinaan serta mediasi antar kedua belah pihak.

Baca Juga :  Arie MP : Perang Media Itu Biasa, Tapi Jangan Hoax

“Rata rata karena permasalahan keluarga seperti tidak memberi nafkah lahir dan batin serta tidak ada kecocokan dalam berumahtangga menjadi dasar mereka melakukan pengajuan perceraian”, jelas Staf Pengaduan PTK Disdik Bojonegoro. 

Abdul Wakid menambahkan, dari 6 perkara perceraian tersebut, 5 perkara perceraian yang diajukan oleh pihak perempuan dengan cara menggugat cerai terhadap pihak laki laki. Dengan rincian perkara perceraian yang terjadi pada 3 guru SD, 1 guru TK, 1 pengawas sekolahan dan 1 penjaga sekolah.  

Baca Juga :  Kejar Hard Immunity, DPC Partai Golkar Bojonegoro Suntikkan 1.000 Vaksin

Dari data yang diperoleh Netpitu.com. Selama tahun 2018 ini, ada 14 perkara perceraian yang ditangani oleh Disdik Bojonegoro. 9 perkara perceraian sudah jelas statusnya dan telah disetujui oleh Bupati Bojonegoro, sedangkan 6 perkara perceraian masih dalam tahap mediasi dan melakukan pembinaan bagi pihak berselisih.

Perlu diketahui bersama pengajuan perceraian sebelumnya pihak pemohon membuat BAP yang diketahui pihak Kepala Sekolah, setelah itu diserahkan ke Disdik Bojonegoro, usai diperiksa pihak Disdik kemudian membuat BAP setelah itu diserahkan kepada Bupati Bojonegoro.

Baca Juga :  Pengerjaan Proyek Pelebaran Jalan Nasional Bojonegoro - Balen Terkesan Amburadul

Usai mengetahui Bupati Bojonegoro, BAP itu didisposisikan ke Inspektorat untuk dilakukan klarifikasi. Setelah dilakukan klarifikasi dari Inspektorat hasil tersebut dikembalikan ke Bupati, setelah ke Bupati baru diserahkan ke BKPP untuk diterbitkan SK ijin perceraian.

(pur)