Pengurus Baru Gapeksindo 2017 – 2022 Dilantik

- Tim

Selasa, 7 November 2017 - 16:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO.Netpitu.com – DPC Gabungan Pengusaha Kontruksi Indonesia (Gapeksindo) Bojonegoro, Selasa, (7/11) mengukuhkan dan melantik kepengurusan barunya untuk periode 2017 – 2022, di aula Hotel Aston, Bojonegoro.

Ketua DPD Gapeksindo, Jawa timur, Adi Purwoto, SE, mengatakan keanggota Gapeksindo sekarang ini telah mencapai 1.600 kontraktor yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten dan Kota.
Ia berharap pengurus Gapeksindo dapat bersinergi dengan pihak pemerintah.

Selain itu, tak kalah penting adalah meningkatkan kualitas profesionalisme kerja bidang kontruksi. Dengan mengikuti pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan pihak pemerintah maupun lembaga jasa kontruksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti pelatihan LPSE IV, tentang lelang pengadaan barang dan jasa yang menekankan keterbukaan informasi dan pelaksanaan lelang barang dan jasa yang bebas KKN.

“Gapeksindo juga melakukan koordinasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam ranga sosialisasi anti korupsi,” ujar Ad Purwoto.

Sementara itu Gatut Amansari, ketua terpilih Gapeksindo, mengatakan Gapeksindo adalah bagian dari dunia usaha baik ditingkat Kabpaten, Provinsi dan Nasional yang berperan aktif dalam pelaksanaan jasa kontruksi yang mengkedepankan nasionalisne kebangsaan. Karenanya Gapeksindo telah menjadi rujukan bagi pemerintah sebagai lembaga penyedia jasa kontruksi yang profesional dengan mengutamakan kualitas pekerjaan.

Wakil Bupati Bojonegoro, Setyo Hartono yang hadir dipelntkan Gapeksindo mengatakan bahwa di Bojonegoro dengan APBD yang ada belum bisa mengakomodir seluruh pengusaha dikarenakan banyaknya lembaga jasa kontruksi yang ada. Di ULP Bojonegoro telah mempunyai sistem keterbukaan publik dan sistem open data kontrak, sehingga tidak ada yang ditutup-tutupi.

“Sistem lelangnya bagaimana, jenis pekerjaan, anggarannya berapa dan siapa pelaksananya” ujar Setyo Hartono.

Lebih lanjut dikatakan Setyo Hartono bahwa Bojonegoro masih kekurangan tenaga tukang. Kebanyakan lulusan SMK banyak tertuju kepada jurusan elektronik, montir sehingga untuk tenaga tukang kurang sekali.

Selama ini untuk pekerjaan proyek tukangnya berasal dari Jawa tengah seperti Kudus, Semarang dan daerah sekitarnya. Oleh karena itu hal tersebut dapat menjadi perhatian oleh Gapeksindo untuk turut mencari solusi kurangnya tenaga tukang tersebut.

Berikut ini Kepengurusan DPC Gapeksindo Bojonegoro, 2017 -2022, berdasarkan hasil Muscab ke III Gapeksindo Bojonegoro Tanggal 6 Nopember 2017 dan telah dikukuhkan dengan Surat Keputusan DPD Gapeksindo Provinsi Jatim Nomor: 024/SK/Muscab III/3522/DPD/61.35/XI/2017.

Ketua Harian: H. ASYAR GATUT AMANSARI, SE
Ketua I: Slamet Basuki, ST
Ketua II : Drs. Mulyoutomo
Sekretaris : Dwi Eko Firmansyah ST
Sekretaris I: Dados Prakoso, ST
Bendahara : Amiarlin, SE
Bendahara I: Wiwik Nur Widiyanti SE
Bidang Organisasi: Dony Hendriono
Bidang Sertifikasi dan Pelatihan: Umbul Sukaya
Bidang Operasi dan Pengembangan Usaha: Mochamad Arifin
Bidang Monitoring: Ahmad Pudjianto

(Dan)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?