oleh

Ponpes Annuroniyah Andil Mencetak Generasi Muda Kompeten

BOJONEGORO. Netpitu.com – Berbekal rumah sederhana dari pembelian mertua pada tahun 2015, dalam waktu hampir empat tahun mampu membangun pondok pesantren. Dan sekarang ini sedang membangun aula guna menampung para santri.

”Rumah pembelian dari mertua saya wakafkan untuk pesantren pada tahun 2015 itu saya kedatangan satu santri saja,” kata Abdul Kholiq Munir selaku pengasuh Pondok Pesantren Annuroniyah , jumat (06/12/2019).

Dikatakan pula, kemudian pada bulan kelima datang tujuh santri hingga pada tahun 2019 ini total santri mencapai 100 santri. Untuk sementara waktu tidak menambah jumlah santri, dikarenakan telah sesuai dengan ketersediaan asrama santri di Pondok Pesantren.

Pondok pesantren yang beralamat di RT/RW 1 Dusun/Desa Sumbertlaseh Kecamatan Dander ini termasuk yang tertua dari Pondok Pesantren Abu Dzarrin, pengasuhnya Mbah Kyai Abu Dzarrin telah wafat di 1958.

“Kami membangun Pondok Pesantren berdasarkan nasehat dari Ahmad Munir Adnan, beliau wafat di 2002, beliau selalu memberi semangat kepada saya jadilah orang yang bermanfaat untuk kehidupan,” terang Gus Kholiq panggilan akrab dari Abdul Kholiq Munir.

Kini setelah empat tahun berjalan, Pondok Pesantren Annuroniyah telah berdiri. Di atas tanah yang dulunya hasil pembelian dari mertua dan diwakafkan, kini sudah berdiri bangunan permanen sebagai asrama santri.

Selain ingin membangun pendidikan berbasis pesantren dengan berbagai program dari pemerintah, serta ingin mengembangkan mutu dan kualitas lebih baik lagi tentang pendidikan non formal dan formal.

“Saya berkeyakinan penuh kepada Allah, dengan keyakinan itulah yang dapat merubah sulit menjadi mudah, yang sukar menjadi gampang dan yang tidak mungkin menjadi mungkin”, pungkas pengasuh Pondok Pesantren Annuroniyah.

(pur)