oleh

Bupati Huda Harapkan Perhimpunan Dokter NU Tuban Bisa Tumbuhkan Optimisme

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda menghadiri pelantikan Pengurus Cabang Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) Kabupaten Tuban masa khidmat 2020-2024, Sabtu (08/02/2020) di Pendopo Kridho Manunggal Tuban.

Turut hadir pada kegiatan ini Wakil Bupati Tuban; Komandan Kodim 0811/Tuban; Pengurus PDNU Pusat; Direktur RSUD KOESMA; Direktur RSNU; sejumlah pimpinan OPD; Pengurus Cabang NU beserta Badan Otonom NU Kabupaten Tuban.

Dalam sambutannya, Bupati Tuban menyampaikan selamat atas pelantikan pengurus PDNU Tuban. Diharapkan, dapat berkomitmen dan mengemban amanah dengan baik. Diantaranya membangun NU dan bangsa indonesia di bidang kesehatan khususnya di Kabupaten Tuban.

“Pelantikan ini juga menjadi motivasi bagi warga Nahdliyin lainnya bahwa NU mampu berkontribusi dan menjawab tantangan zaman,” ungkapnya kepada media on line, netpitu.com.

Bupati Huda menyampaikan apresiasi atas pelantikan ini karena mampu menumbuhkan rasa optimisme. Menurutnya, hal ini menjadi salah satu langkah untuk membesarkan NU.

“Pada beberapa tahun lalu, NU diidentikan dengan kaum sarungan dan berkopyah. Secara bertahap, citra tersebut kini telah berubah. Warga NU saat ini banyak terlibat di berbagai bidang, mulai dari perekonomian, sosial politik, budaya termasuk kesehatan,” tambahnya.

Bupati yang juga tokoh NU ini berpesan anggota PDNU harus mengamalkan karakter NU, yaitu menjunjung tinggi toleransi (tasamuh). Sikap toleransi tersebut dapat dicerminkan dengan menyikapi perbedaan merupakan kehendak Allah SWT. Penerapan sikap toleransi akan menjaga keutuhan bangsa Indonesia dan menguatkan nasionalisme.

Orang nomor satu di Bumi Wali ini menambahkan bahwa warga NU yang sekarang ini juga merupakan santri KH. Hasyim Asyari. Oleh karena itu, harus mampu meneladani perilaku luhur dari pendiri NU dan kyai lainnya.

Tidak hanya itu, warga NU ke depannya akan menghadapi tantangan yang kompleks. Kader NU harus mempersiapkan diri, menguatkan kompetensi diri maupun organisasi. Dengan demikian, NU akan selalu eksis dan berkontribusi demi kemaslahatan umat, agama dan bangsa Indonesia,” serunya.

(met)