Enam Terduga Teroris Yang Tewas di Tuban Terkait JAD

- Tim

Sabtu, 8 April 2017 - 20:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Netizensatu.com – Sehari kemarin (8/4) merupakan Sabtu mencekam bagi warga Tuban, setelah Jumat (7/4) sebelumnya Densus 88 menangkap 2 orang terduga teroris di Kecamatan Paciran, Lamongan.

Serombongan orang mengendari mobil APV warna putih Nopol H 9037 BZ berusaha menembak Polisi Lantas Tuban yang tengah melakukan Razia,di pos lantas dekat PLTU, Kecamatan Jenu, Tuban, Jawa Timur, pada Sabtu (8/4/2017) pukul 09.00 WIB. Namun tembakan meleset dan mereka melarikan diri.

Saat dalam pengejaran pengejaran polisi, pelaku penembakan menghentikan mobilnya di tepi jalan Desa Beji, Kecamaan Jenu. Kemudian mereka melarikan diri masuk kebun jagung milik warga.

Baca Juga : Terduga Teroris Yang Ditangkap di Lamongan Dari Kelompok JAD

Tim gabungan termasuk Densus 88 Antiteror Polri dibantu TNI, terus memburu melakukan pencarian. Setelah ditemukan lokasi persembunyiannya, baku tembak antara polisi dan sekelompok orang tersebut pun terjadi.

Akhirnya pengejaran terhadap terduga teroris di Dusun Siwalan, Kecamatan Jenu, Tuban berakhir tragis. 6 orang terduga teroris tewas diterjang peluru dan 1 orang ditangkap, setelah berusaha melarikan diri.

Baca Juga :  Ribuan Jamaah Hadiri Pelantikan KESAN Langitan

Kapolres Tuban, AKBP. Fadli Samad saat dikonfirmasi wartawan membenarkan peristiwa Sabtu mencekam yang mengantarkan kematian keenam pelaku terduga teroris tersebut.

Sementara itu, Kapolda Jatim, Irjen Machfud Arifin, yang datang langsung ke Mapolres Tuban, mengatakan keenam terduga teroris yang tewas tersebut terkait dengan Jamaah Anshorut Daulah ( JAD ).

Sementara ini polisi masih melakukan pendalaman terhadap satu orang yang masih hidup dan diamankan di Polres Tuban. Meski ada indikasi tapi tidak ada kaitannya dengan 6 orang yang tewas.

Baca Juga :  Ansor : " Mengawal NKRI Jihad Fi Sabilillah "

Kata Machfud, pihaknya mendapat telepon dari keluarga yang bersangkutan dan menyatakan satu orang yang ditangkap tersebut pernah menjalani perawatan di RS Jiwa Menur, Surabaya.

“ Keluarganya sudah telepon pernah dirawat di RS Jiwa Menur, 3 kali. Mungkin tidak terkait dengan kejadian ini tapi masih kita dalami,”kata Machfud.

Diduga keenam terduga teroris yang mati merupakan kelompok terduga teroris yang Jumat ( 7/4 ) ditangkap Densus 88 di Paciran, Lamongan.

(Red/*)

Berita Terkait

Kemenag Pending Bimbingan Calon Pengantin, Ada Apa ?
Terjun ke Dunia Politik, Giring ‘Nidji’ Syukuran di Rumahnya
Koramil Bubulan Garap 16 Jamban Keluarga Miskin
Polres Bojonegoro Punya Wakapolres dan Humas Baru
Malam Ini, Final Lomba Cerdas Cermat di Pendopo Kabupaten
Awas.! Terlibat Narkoba PNS dan Anggota DPRD Terancam Pecat
Kapolrespun Sowan Kiai
Hasil UNBK Tingkat MA Merata, Setiap MA Punya Keunggulan Jurusan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00