Pemkab Tuban Kawal 7 TKI Mudik Dari Malaysia

- Team

Rabu, 8 April 2020 - 11:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TUBAN. Netpitu.com – Kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban terus di tingkatkan. Terutama dengan pemantauan kedatangan warga yang datang dari luar negeri ataupun luar kota yang berstatus zona merah.

Seperti yang terlihat Rabu dini hari tadi, (08/04/2020), 7 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang dari Malaysia diperiksa oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di halaman kantor Pemkab Tuban.

Nampak pada pemeriksaan ini Komandan Kodim 0811 Tuban didampingi Kepala Kantor Kesbangpol Tuban; Danramil Tuban, Palang, Plumpang dan Jenu; Kanit Intel Polres Tuban, Perwakilan Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Naker Tuban; Perwakilan SATPOL PP Serta Tenaga Medis dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komandan Kodim 0811, letkol. Inf. Viliala Romadlon, SE, M.I.Pol yang juga sebagai Wakil Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berdasarkan SK Bupati Tuban Nomor 188.45/103/KPTS/414.013/2020 menerangkan bahwa TKI yang datang dari Malaysia berjumlah 7 orang.

Baca Juga :  Buka TMMD Tuban Bupati Ajak Masyarakat Berkontribusi

“Mereka termasuk dalam rombongan 154 TKI yang sampai di Bandara Internasional Juanda Sidoarjo yang menggunakan pesawat Malaysia Airlines dengan nomor penerbangan MH-873 dari Kuala Lumpur Malaysia, Selasa Sore, (07/04/2020).,” terangnya.

Dia melanjutkan,“154 TKI ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk dari Kabupaten Tuban, yang kita periksa kondisinya ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Viliala Romadlon menjelaskan bahwa Sebelumnya Rombongan 154 orang TKI telah melaksanakan pemeriksaan di Bandara Jaunda berupa pemeriksaan suhu tubuh dengan Thermal Gun, Epidemiologi, saturasi Oksigen dan Rapid Test dengan hasil seluruhnya negatif Covid-19, mereka juga telah mendapatkan keterangan sehat atau HAC (Health Alert Card).

Baca Juga :  Bacaleg Aris Supriyono Umumkan Dirinya Pernah Terjerat Kasus Hukum

“Setelah itu 143 orang TKI dari Jawa Timur dengan menggunakan bus yang disiapkan Pemprov Jawa Timur, diantarkan ke Kabupaten/kota asal mereka,” imbuhnya.

Adapun pemeriksaan kesehatan sesampainya di Kabupaten Tuban, menurut Viliala Romadlon adalah salah satu upaya Pemkab Tuban dalam penanganan penyebaran virus Covid-19, kegiatan ini untuk memastikan kembali kondisi TKI sebelum sampai di rumah mereka masing’masing.

Mengingat Kabupaten Tuban adalah salah satu Kabupaten yang masih dinyatakan belum ada positif Covid-19, untuk itu harus benar-benar dijaga bersama.

“Saya berharap setelah sampai dirumah untuk menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing) dengan tidak bersentuhan dengan keluarga, serta laksanakan karantina secara mandiri, jangan keluar rumah serta jangan berinteraksi dengan masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Kepala Kantor Kesbangpol Tuban, Didik Purwanto, S.Pd,M.Si yang juga penanggung jawab kegiatan ini menjelaskan bahwa bertempat di halaman Pemkab Tuban Rombongan 7 orang TKI dari Malaysia asal Tuban tiba menggunakan kendaraan Bus, selanjutnya dilaksanakan pendataan dan pemeriksaan oleh Tim Medis Dinkes Tuban meliputi Suhu Tubuh dan Tanda gejala Covid-19 seperti Batuk, Sakit Tenggorokan, Sesak Nafas, Pilek, Lesu, Sakit Kepala, Tanda Penomonia, Diare dan Mual/Muntah.

Baca Juga :  Merakurak Pimpin Klasemen Sementara

“Alhamdulillah semuanya dalam kondisi yang baik,” ungkapnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mendapat arahan dari Komandan Kodim 0811, ke 7 orang TKI tersebut diperkenankan untuk pulang dengan dijemput oleh Forkopimka dan keluarganya masing – masing.

“Ke tujuh TKI tersebut jika di rinci adalah dari Kecamatan Palang 3 orang, Kecamatan Semanding 1 orang, Kecamatan Plumpang 1 orang, Kecamatan Jenu 1 orang dan Kecamatan Bancar 1 orang,” pungkasnya.

(met)

Berita Terkait

Pengurus MWC NU Kepohbaru dan Pengurus Ranting Se- Kec. Kepohbaru Dilantik
Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi
Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru