oleh

Memahami Nilai-nilai Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa

Netpitu.com – Menjalani masa resesnya, anggota DPR RI Kuswiyanto, dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Kamis, (8/6) melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan di Desa Wontan Ngare, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Pria yang kerap disapa Kang Kus ini mengingatkan akan pentingnya toleransi dalam praktek kehidupan berbangsa dan bernegara. Terlebih bagi bangsa Indonesia yang terbentuk dari berbagai suku, agama, ras, dan budaya.

Perbedaan yang ada hendaknya jangan dipandang sebagai jarak pembeda, sebaliknya perbedaan dan keragaman harus dipandang sebagai karunia Illahi dan modal kekuatan membangun bangsa.

Hal tersebut merupakan cerminan pelaksanaan butir-butir nilai Pancasila mulai dari kesatu, kedua, ketiga, keempat dan kelima. Dimana kaitan antara sila demi sila berikutnya saling berkaitan.

Pancasila merupakan perwujudan jiwa bangsa Indonesia, sikap hidup bangsa Indonesia yang selama ini telah menjadi  pandangan dan pedoman hidup dalam bermasyarakat.

Didalam Pancasila terkandung niai-nilai kejujuran dalam bersikap, rendah hati dan tidak suka menyombongkan diri, suka berkorban menolong orang lain, bermusyawarah dalam memutuskan masalah, tidak memandang rendah orang lain dan mengakui adanya persamaan derajat manusia, serta saling menghormati dan menghargai agama dan keyakinan orang lain.

“Karenanyalah sebagai bangsa berbudi luhur yang terkenal ramah tamah, sudah barang tentu menjaga kerukunan dan ketentraman menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Kuswiyanto.

Sebagai bangsa yang merdeka yang mempunya cita-cita memjukn bangsanya, hal pertama harus dilakukan adalah meningkatkan sumber daya manusia dengn meningkatkan Kecerdasan dan penguasaan Teknologi. Supaya cita-cita bangsa yang makmur dan berkeadilan bisa terwujud dengan cepat.

Dalam Ramadhan ini Kuswiyanto juga berharap agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khidmat dan khusyuk. Sehingga di bulan penuh maghfiroh ini bisa dijadikan sarana meningkatkan ketaqwaan dan kejujuran.

( Dan )