Siap Terapkan New Normal, Bupati Tuban Tinjau 3 Pasar

- Team

Senin, 8 Juni 2020 - 19:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban, H. Fathul Huda, saat tinjau pasar menjelang pemerapan new normal.

Bupati Tuban, H. Fathul Huda, saat tinjau pasar menjelang pemerapan new normal.

TUBAN. Netpitu.com – Bupati Tuban, H. Fathul Huda didampingi Kepala Diskoperindag Kabupaten Tuban meninjau Pasar Bongkaran yang sedang ditutup 2 hari lantaran adanya pedagang yang positif Covid-19 beberapa waktu lalu, Senin (08/06/2020).

Selain Pasar Bongkaran, Bupati Tuban juga mengecek kondisi Pasar Baru Tuban dan Pasar Hewan Tuban di kelurahan Gedongombo, Semanding.

Tampak hadir pada kesempatan ini, Camat dan Forkopimka Semanding bersama pengelola pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Usai meninjau ketiga lokasi, Bupati Tuban menyampaikan peninjauan ini sebagai persiapan penerapan New Normal (tatanan baru) sesuai instruksi pemerintah pusat.

Langkah ini diambil mengingat keberadaan pasar memegang peran sentral bagi masyarakat. Pasar juga menjadi roda penggerak perekonomian masyarakat di Bumi Wali.

“Jika memang sudah dinyatakan aman, maka akan dibuka kembali,” ungkapnya.
Lebih lanjut, perlu kajian mendalam dan mendetail sebelum pasar Bongkaran dan pasar Ternak Sapi kembali beroperasi.

Baca Juga :  Wujudkan Kebersamaan, PWI Tuban Gelar Buka Bersama

Di samping itu, pembukaan pasar hewan Tuban juga sangat dinantikan masyarakat, mengingat pada bulan Juli mendatang sudah masuk bulan Dzulhijjah 1441 Hijriah, dimana masyarakat akan menjual ternaknya untuk qurban.

“Oleh karena itu, harus benar-benar dipertimbangkan penerapan protokol kesehatan dan kemungkinan lainnya,” jelasnya.

Bupati Tuban memberikan apresiasi kepada Diskoperindag Tuban yang bergerak cepat menyikapi adanya pedagang pasar Bongkaran yang positif Covid-19.

Upaya ini menjadi tindakan pencegahan (preventif) sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban.

Orang nomor satu di Bumi Wali ini meminta agar pada saat penutupan, pasar Bongkaran dibersihkan, disemprot disinfektan dan ditata ulang.

“Juga akan didirikan posko pemantauan Covid-19 di pasar ini,” imbuhnya.

Pengelolaan pasar ini akan melibatkan pedagang yang berjualan di pasar Bongkaran Tuban dan Diskoperindag Kabupaten Tuban. Penerapan protokol kesehatan juga berlaku untuk seluruh pasar di Kabupaten Tuban.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas SDM, Bupati Tuban Gelontorkan Hibah ke Madrasah dan Sekolah

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) kabupaten Tuban, Drs. Agus Wijaya menjelaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan paguyuban Pasar Bongkaran terkait pendirian posko dan penerapan protokol kesehatan.

Rencananya, akan didirikan 5 titik posko pemantauan Covid-19 di Pasar Bongkaran.

Pasca penutupan pasar, lanjut Agus, Diskoperindag telah menyiapkan 2 skenario pengelolaan pasar mengacu protokol kesehatan.

Pertama, antar pedagang di pasar akan diberi jarak aman.

Konsep ini diberlakukan apabila pasar tersebut memiliki luas yang cukup dilakukan physical distancing (jaga jarak aman).

Kedua, pembatasan jumlah pedagang dengan pola ganjil genap. Pedagang akan diberikan nomor urut untuk mengatur jadwal buka tutup pedagang.

“Sehingga jumlah pedagang dapat dikontrol setiap harinya,” jelasnya.

Sebelum pasar Bongkaran ditutup telah dilakukan sosialisasi kepada pedagang pasar maupun pedagang keliling.

Baca Juga :  Bantu Tugas Polisi, Kapolres Tuban Beri Penghargaan Pada Warga

Selama penutupan pasar, pedagang keliling dan pembeli lainnya dapat membeli keperluannya di Pasar Baru Tuban, sebagai alternatif tempat belanja.

Sementara itu, penyemprotan disinfektan dilakukan secara berkala di Pasar Hewan Tuban sejak masa penutupan beberapa waktu lalu.

Diskoperindag Tuban akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait, diantaranya peternak, blantik sapi, dan jagal guna membahas skema operasional pasar Hewan Tuban.

Juga dilakukan pendataan kapasitas pasar, baik dari sisi hewan ternak maupun perseorangannya.

“Kemungkinan akan dibatasi setengah dari kapasitas maksimal. Ini menaati protokol kesehatan pada operasional pasar, baik penjual maupun pembeli ternak” ujar Mantan Kabag Humas dan Protokol Setda Tuban ini.

Apabila skema operasional sesuai protokol kesehatan di pasar hewan Tuban berhasil, akan dilanjutkan di pasar hewan di Kecamatan Kerek dan Jatirogo.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32