oleh

Hiruk Pikuk Santri Diniyah Miftahul Huda Genjor Saat Rayakan HUT Kemerdekaan RI

BOJONEGORO. Netpitu.com – Riuh rendah suara anak-anak berseragam olah raga kuning hitam pada Senin (6/8) sore itu, benar-benar memecahkan keheningan halaman madrasah diniyah Miftahul Husa, Desa Genjor, Kecamatan Sugihwaras, Bojonegoro.

Suasana hiruk pikuk pun mewarnai keceriaan dan kegembiraan anak-anak usia lima hingga lima belas tahun yang tengah menjalani berbagai lomba untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Indonesia ke 73 tahun.

Mereka dengan tawa lepasnya dan sorak sorainya tak henti-hentinya menyemangati teman-temannya yang sedang berlomba. Seperti Balap kelereng, Lari Estafet karet, Kereta bola, Pukul air, Mewarnai, Kaligrafi, Pidato.

Inilah salah salah satu cara yang dilakukan lembaga madrasah diniyah Miftahul Huda, Desa Genjor, untuk menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air, kesetiakawanan dan kebersamaan dalam kelompok.

Kepala Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Desa Genjor, Kec. Sugihwaras, Pujiono, S.Pd, kepada netpitu.com menuturkan bahwa kegiatan lomba “Pitulasan Agustus” yang digelar setiap bulan Agustus ini merupakan agenda pendidikan yang diselenggarakan setiap tahun.

Kegiatan lomba yang setiap tahun digekar sejak 2005 lalu itu merupakan bentuk kegiatan pendidikan kreatif yang bersifat rekreatif yang bertujuan untuk memberikan informasi tentang sekitar kemerdekaan Indonesia dan menanamkan cinta tanah air kepada anak-anak.

Selain itu juga untuk menumbuhkan motivasi semangat anak-anak dalam belajar dan mengasah ketrampilan olah tubuh serta menumbuhkan kemandirian pribadi anak.

“Dalam setahun ada dua agenda kegiatan lomba, pertama saat perayaan hari Kemerdekaan RI dan kedua saat perayaan tahun baru hijriyah,” papar Pujiono, kepada netpitu.com, saat ditemui di kantor Madrasah Diniyah Miftahul Huda, Selasa (7/8).

Lebih lanjut dikatakan Pujiono, kegiatan lomba yang diselenggarakan mulai 6 Agustus hingga 10 Agustus ini nanti akan ditutup pada 16 Agustus dengan agenda tahlil bareng, kenduri rakyat, dan doa bersama dalam renungan suci malam kemerdekaan.

Seluruh kegiatan direncanakan dan dilaksanakan oleh Organisasi Santri Miftahul Huda, atau santri diniyah.

(red)