Wah..wah..wah, Hari Jadi Bojonegoro Ke 341 Tahun Dirayakan Selama 3 Bulan

- Team

Senin, 8 Oktober 2018 - 17:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Prosesi perayaan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 341 tahun 2018 sudah dimulai 7 Oktober kemarin. Perayaan HJB ke 341 tahun itu diawali dengan pagelaran wayang kulit suronan, di pendopo dinas Kebudataan dan Pariwisata Bojonegoro.

Dalam agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, nantinya juga akan menggelar berbagai kegiatan mulai Festival Bengawan Solo, hingga acara puncak “Grebeg Berkah Jonegaran”, untuk memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke-341 selama tiga bulan.

“Kegiatan peringatan HJB ke-341 sudah berjalan mulai hari ini dengan membuka lomba menulis sejarah “Bandander”,” kata Ketua Panitia HJB ke-341 Pemkab Bojonegoro Dandy Suprayitno, di Bojonegoro, Senin (8/10).

Lebih lanjut ia menjelaskan lomba menulis sejarah “Bandader” itu merupakan hasil penelusuran panitia bahwa daerahnya memiliki ikatan yang kuat dengan Kerajaan Mapapahit.

Di dalam ceritera yang berkembang bahwa Raden Wijaya, juga Patih Gajahmada, pernah singgah di Desa Dander, Kecamatan Dander.

“Penulisan sejarah ini sekaligus menggali kemungkinan ada kisah lain yang menunjukkan cikal bakal Bojonegoro yang lebih benar,” ucapnya seraya menbahkan dalam lomba menulis sejarah “Bandander” itu terbuka untuk umum.”Pesertanya umum,” tambahnya.

Baca Juga :  Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online

Di dalam HJB ke-341, lanjut dia, juga tetap digelar Festival Bengawan Solo, namun panitia masih mempertimbangkan debit air sungai terpanjang di Jawa itu.

Dengan demikian, kalau memang debit air sungai terpanjang di Jawa itu mencukupi maka parade perahu hias Bengawan Solo digelar mulai Bendung Gerak di Kecamatan Kalitidu, sampai di Taman Bengawan Solo (TBS) di Kecamatan Kota.”

Kalau debit air Bengawan Solo kurang pelaksanaan parade perahu cukup di TBS dan sekitarnya,” ucapnya.

Selain itu, untuk memperingati HJB ke-341 juga digelar kegiatan Festival dan Pameran Burung Berkicau Bupati Cup II di Go Fun, pada 7 Oktober.

Baca Juga :  Sukses Jalankan Amanah Kades Kasiman Bagi Zakat

Lainnya, pawai budaya pada 12-14 Oktober, “Tour De Bojonegoro” 4 November, Geopark Nasional pada 24-25 Nopember dengan agenda utama lomba memahat patung di Gunung Kapur di Kecamatan Baureno.

Duta batik pada 10 Nopember, dan akan ditutup dengan pergelaran seni pada akhir tahun pada 31 Desember dengan menggelar, di antaranya, pertunjukkan Wayang Thengul.

“Acara puncak tetap Grebeg Berkah Bojonegoro, pada 19 Oktober,” ucapnya menegaskan. 

(dan)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan