Nama Kacabdik Jatim di Bojonegoro Dicatut Untuk Penjualan Map Ijazah dan Buku Raport

- Team

Rabu, 8 November 2023 - 19:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com– Penjualan map ijazah dan map di SMA dan SMK dengan mencatut nama Kepala cabang dinas pendidikan Jawa timur di Bojonegoro dikeluhkan pengusaha lain. Lantaran akibat pratik tersebut usaha pw jualan map ijazah dan map buku raport yang dijalankan oleh Jainul Anang macet dan tak laku.

Diungkapkan Jainul Anang, warga asal Tuban, ia berjualan di sekolah SMK maupun SMA yang ada di Bojonegoro. Setiap SMA dan SMK bahkan selalu pesan dan membeli di tempat dia.

Tetapi di tahun 2022 ada seseorang yang bernama Agil asal Kediri yang datang ke sekolah SMK dan SMA yang ada di Bojonegoro dan Tuban menawarkan map untuk ijazah dan rapot, serta mewajibkan membeli ditempatnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Saat menawarkan map tersebut, Agil mengatakan sekolah SMK dan SMS wajib membeli dari dirinya. Karena itu perintah dari Cabang Dinas,” ungkap Anang.

Baca Juga :  Pedagang Lesehan Pasar Kota Harus Pindah Ke Pasar Wisata

Akibatnya lanjut Jainul Anang, seluruh SMK dan SMA di Bojonegoro dan Tuban akhirnya takut dan terpaksa membeli di tempat Agil. Dan akhirnya Jainul di blacklist oleh seluruh sekolah yang ada di Bojonegoro,” tambahnya.

“Hingga akhirnya saya dan Agil bertemu. Lalu bertanya siapa dia dan perintah dari siapa,” jelas Jainul.

Menurut Jainul, dari keterangan Agil bahwa perintah dari Cabang Dinas, dan dia merupakan keponakan Kepala Cabang Dinas. Selanjutnya, agar usahanya tidak macet ia memilih kerja sama dengan Agil.

Namun bisnis tidak berjalan mulus, dan malah sebaliknya menjadi hutang piutang. Karena Jainul Anang membawa lari sejumlah uang senilai ratusan juta rupiah milik Agil Mustofa.

Kepada netpitu.com Agil Mustofa menceritakan, mulanya
Anang mengajak ia bekerjasama untuk melakukan jual beli map ijazah dan raport di seluruh lembaga SMA/SMK yang berada di wilayah Bojonegoro – Tuban.
Dan kerjasama ini berjalan dengan lancar, namun di tahun 2022.

Baca Juga :  Rencana Pembongkaran Tugu Persilatan Picu Rawan Konflik. Harus Dikaji Ulang

Tetapi karena usaha sampingan jual beli ternak ayam milik Anang bangkrut. Anang kemudian menggunakan uang jual beli map sebagai modal usahanya.

“Setelah beberapa bulan berjalan. Uang ijazah sudah diberikan hanya saja map ijazah tidak juga sampai di sekolah-sekolah Bojonegoro dan Tuban,” tegas Agil Mustofa.

Semakin lama hutang kepada percetakan pun semakin menumpuk. Bahkan untuk menyelesaikan tanggungan di percetakan, saat itu Agil pernah mendatangi Anang untuk menagih uang tersebut.

Namun, Anang selalu mengelak dan melakukan berbagai pengancaman. Seperti, jika tidak diberi pekerjaan maka hutangnya tidak akan dibayar.

“Saya lalu memberikan pekerjaan berupa job fotografer wisuda di seluruh SMA – SMK wilayah Bojonegoro dan Tuban. Dan uangnya sempat diminta terlebih dahulu, namun tidak ada hasil dari usaha tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :  Dilengserkan Bupati Dari FKUB, Gus Huda Pulang ke Kandang PUB

Untuk ketiga kalinya, Agil pun mendatangi Anang kembali. Namun Anang tetap sama yaitu melakukan pengancaman.

“Salah satunya dan lebih sering, jika tidak diberikan pekerjaan. Maka tidak akan dibayar hutangnya senilai ratusan juta rupiah,” ujar pria asal Kediri.

Sementara itu, kepala cabang dinas pendidikan Jawa Timur wilayah Bojonegoro- Tuban, Adi Prayitno, saat dikonfirmasi netpitu.com terkait Agil Mustofa yang mengaku dan mencatut namanya dalam usaha penjualan map ijazah dan map buku raport di SMA dan SMK, Adi menjelaskan bahwa Agil bukan keponakannya danmerupakan kerabatnya.

” Keponakan saya hanya 1 yang ikut kerja dengan saya, jadi supir saya, ” jelas Adi Prayitno.

( put )

Berita Terkait

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi
Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32