Raih Penghargaan Kebebasan Pers, Jokowi Minta Media Perangi Hoax

- Tim

Sabtu, 9 Februari 2019 - 11:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadir di acara puncak Hari Pers Nasional di Surabaya, Presiden Joko Widodo terima penghargaan Kebebasan Pers. Sabtu, (9/2/2019).

Hadir di acara puncak Hari Pers Nasional di Surabaya, Presiden Joko Widodo terima penghargaan Kebebasan Pers. Sabtu, (9/2/2019).

SURABAYA. Netpitu.com  – “Pemerintah menjamin prinsip kemerdekaan pers dan kebebasan berpendapat, kebebasan yang beretika dan bertata krama dan kebebasan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang pers,” ujar Jokowi saat menyampaikan pidatonya di Hari Pers Nasional ( HPN ), di puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN), di Grand City Surabaya, Sabtu (9/2/2019). 

Di Hari Pers Nasional 2019 di Surabaya ini Presiden Jokowi menerima Penghargaan Kemerdekaan Pers. Pasalnya, Jokowi dinilai sebagai tokoh yang memiliki kepedulian terhadap pers Indonesia.

Baca Juga :  Masyarakat Dukung Polsek Rengel Dalam Pencegahan Covid-19

Jokowi memaparkan bagaimana pentingnya peran pers di Indonesia. Namun, Jokowi mengingatkan kebebasan ini harus dilandasi tanggung jawab tinggi dalam memberikan kebenaran informasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Jokowi juga mengajak seluruh insan media untuk terus meneguhkan jati dirinya. Peneguhan ini untuk terus berupaya menyajikan informasi yang akurat kepada masyarakat. 

Selain itu, Jokowi meminta insan pers turut memerangi penyebaran hoaks yang marak terjadi dewasa ini. Juga, menjadi media yang mencerdaskan anak bangsa.

Baca Juga :  Petugas Gabungan Lakukan Operasi Yustisi Kepatuhan Protokol Kesehatan

“Saya mengajak untuk terus meneguhkan jati dirinya sebagai sumber informasi yang akurat bagi masyarakat, meneguhkan jati dirinya mengedukasi masyarakat, meneguhkan jati dirinya untuk tetap melakukan kontrol sosial, untuk terus memberikan kritik kritik yang konstruktif,” kata presiden Jokowi.

Selain itu Jokowi juga meminta media untuk tetap menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan membuat berita yang berpegang teguh pada kebenaran.

Baca Juga :  Jokowi Di Mata Ibu-ibu Rumah Tangga

“Insan media arus utama justru sangat dibutuhkan untuk menjadi rumah penjernih informasi. Dibutuhkan untuk menyajikan informasi-informasi yang terverifikasi,” pungkasnya.

Kehadiran presiden Jokowi di acara puncak HPN didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi dan sejumlah petinggi negara lainnya. Sejumlah pemilik perusahaan media hingga pimpinan media di Indonesia juga hadir di acara puncak HPN ini.

(ams)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS
Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa