Viral di status WhatsApp, Kades Pumpungan Berkeluh-kesah Soal Perilaku Oknum Wartawan dan LSM

- Team

Rabu, 9 Maret 2022 - 23:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Reporter : Ciput laela

BOJONEGORO. Netpitu.com – Keluh kesah dan perasaan kesal disertai rasai takut selalu menghantui beberapa Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya banyak oknum wartawan dan LSM (lembaga Swadaya masyarakat) yang datang dari luar Bojonegoro menekan kades-kades untuk meminta uang saku.

Situasi ini diungkapkan olehSlamet Hari Hadi selaku Kades (kepala desa) Pumpungan Kecamatan Kalitidu, saat di konfirmasi melalui akun wassapnya, yang mengatakan banyak sekali LSM dan wartawan yang datang dari luar kota Bojonegoro. Mereka datang bertamu dan setelah akan pulang meminta uang saku.

“Sampai saya jika mau berangkat ke kantor saja, kalau tidak punya uang saku untuk bensin mereka, tidak berani ke kantor. Kadang saja jika tidak ada di kantor di cari sampai kerumah saya,” ungkapnya.

Selanjutnya Hari menceritakan lebih jelas tentang pengalaman yang dialaminya sebagai Kades, dimana satu sisi dirinya sebagai Kades ditekan agar percepatan vaksin ini harus dijalankan dan dituntaskan, membuat ia harus bekerja lebih keras dan fokus. Tapi kalau dirinya sudah kedatangan tamu yang mengaku sebagai wartawan atau LSM, kepalanya bertambah menjadi pusing.

Baca Juga :  Survey Indikator : Elektabilitas Jokowi-Maruf Alami Kenaikan

“Pikiran sudah ruwet, program harus jalan. Dikantor saja tidak tenang, apalagi kalau kedatangan begitu banyaknya oknum LSM dan wartawan dari luar Kota Bojonegoro, tambah pusing kepala,” keluh Slamet Hari Hadi.

Keluhan dan kekesalan Slamet Hari Hadi yang diunggah menjadi status WhatsAppnya pun menjadi vital dan mengundang berbagai komentar.

Baca Juga :  Blusukan Ke Gondang - Sekar - Bubulan Bupati Keluhkan Kondisi Jalan

“Ya, saya pribadi minta maaf dengan para wartawan dan LSM yang ada di Bojonegoro, karena status saya menjadi viral dan menyinggung hati teman-teman semua. Saya berharap semoga oknum LSM dan wartawan yang datang dari luar kota Bojonegoro berhenti untuk tidak menekan dan menakut-nakuti para Kades yang ada di Bojonegoro, tandasnya.

(Put)

Berita Terkait

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban
Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila
Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal
Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat
Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu
Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak
Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP
PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terkait

Senin, 10 Juni 2024 - 11:47

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47