oleh

Viral di status WhatsApp, Kades Pumpungan Berkeluh-kesah Soal Perilaku Oknum Wartawan dan LSM

-BERITA-484 views

Reporter : Ciput laela

BOJONEGORO. Netpitu.com – Keluh kesah dan perasaan kesal disertai rasai takut selalu menghantui beberapa Kepala Desa di Kabupaten Bojonegoro. Pasalnya banyak oknum wartawan dan LSM (lembaga Swadaya masyarakat) yang datang dari luar Bojonegoro menekan kades-kades untuk meminta uang saku.

Situasi ini diungkapkan olehSlamet Hari Hadi selaku Kades (kepala desa) Pumpungan Kecamatan Kalitidu, saat di konfirmasi melalui akun wassapnya, yang mengatakan banyak sekali LSM dan wartawan yang datang dari luar kota Bojonegoro. Mereka datang bertamu dan setelah akan pulang meminta uang saku.

Baca Juga :  Seorang Wanita Tewas Tertabrak Kereta Saat Akan Menyebrang

“Sampai saya jika mau berangkat ke kantor saja, kalau tidak punya uang saku untuk bensin mereka, tidak berani ke kantor. Kadang saja jika tidak ada di kantor di cari sampai kerumah saya,” ungkapnya.

Selanjutnya Hari menceritakan lebih jelas tentang pengalaman yang dialaminya sebagai Kades, dimana satu sisi dirinya sebagai Kades ditekan agar percepatan vaksin ini harus dijalankan dan dituntaskan, membuat ia harus bekerja lebih keras dan fokus. Tapi kalau dirinya sudah kedatangan tamu yang mengaku sebagai wartawan atau LSM, kepalanya bertambah menjadi pusing.

Baca Juga :  PLN Matikan Sambungan Listrik Apa Maunya... Rakyatpun Marah... Cuk

“Pikiran sudah ruwet, program harus jalan. Dikantor saja tidak tenang, apalagi kalau kedatangan begitu banyaknya oknum LSM dan wartawan dari luar Kota Bojonegoro, tambah pusing kepala,” keluh Slamet Hari Hadi.

Keluhan dan kekesalan Slamet Hari Hadi yang diunggah menjadi status WhatsAppnya pun menjadi vital dan mengundang berbagai komentar.

“Ya, saya pribadi minta maaf dengan para wartawan dan LSM yang ada di Bojonegoro, karena status saya menjadi viral dan menyinggung hati teman-teman semua. Saya berharap semoga oknum LSM dan wartawan yang datang dari luar kota Bojonegoro berhenti untuk tidak menekan dan menakut-nakuti para Kades yang ada di Bojonegoro, tandasnya.

Baca Juga :  Sekolah Dilarang Lakukan Pungutan Uang PIP

(Put)