oleh

Rakontek Kesmas Tuban Tekankan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

TUBAN. Netpitu.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana,  membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakontek) Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), di gedung Korpri, Selasa (08/05/2018).

Kegiatan ini diikuti oleh 191 peserta yang terdiri dari Kepala Puskesmas dan Pelaksana Program Puskesmas yang meliputi program Promosi Kesehatan (Promkes), Gizi, Kesehatan Lingkunga (Kesling) dan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Se-Kabupaten Tuban serta Kabid dan Kasi di lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Tuban.

Sekda mengapresiasi jajaran bidang kesehatan Kabupaten Tuban, yang mana pagi ini melaksanakan Rakontek bidang kesehatan masyarakat.

Hal itu menunjukkan ada terobosan-terobosan dalam rangka meningkatkan motivasi dari aparatur bidang kesehatan sampai ke bawah. Diantaranya dalam bentuk berbagai lomba, dan apresiasi atas kinerja dari tenaga kesehatan yang ada dibawah.

“Pembangunan kesehatan tidak akan berhasil jika hanya dilakukan oleh aparatur dibidang kesehatan tanpa melibatkan seluruh stakeholder, karena akan sia-sia untuk percepatan kesehatan di Tuban,”  ungkap Budi Wiyana.

 
Sekda berharap, nantinya ada percepatan untuk mengatasi upaya permasalahan, dan segera mencapai target-target kinerja di bidang kesehatan masyarakat.

Terkait dengan program Indonesia Sehat, perlu dihayati, dipahami dan kemudian dilaksanakan bersama-sama dengan semua stakeholder bidang kesehatan.

“Basis-basis masyarakat keluarga sangat penting untuk menjadi paradigma dari pembangunan kesehatan kedepan,”  tutur Pak Budi, begitu dia akrab disapa.

Ada beberapa fokus dalam Program Indonesia Sehat, yang pertama adalah Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang melibatkan lintas sektor,  dan seluruh aktor pembangunan termasuk masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan kesehatan, sebagaimana diatur dalam Instruksi Presiden (Inpres) nomor 1 tahun 2017. Kedua, pendekatan keluarga yaitu pelaksanaan kesehatan dengan menjangkau seluruh keluarga di wilayah kerja puskesmas dan standar pelayanan minimal bidang kesehatan.

Sekda berharap di bidang kesehatan sudah ada Standar Pelayanan Minimal (SPM). Standar itu diharapkan  selaku dimonitor, serta dievaluasi sehingga jika ada kendala dan permasalahan, dapat diperbaiki untuk SPM tahun berikutnya.

Sekda menambahkanperlunya Kartu Indonesia Sehat (KIS) dimiliki oleh masyarakat diseluruh kalangan. Utamanya penduduk miskin, kita ingin penduduk miskin dipastikan memiliki BPJS kesehatan.

Sementara itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Tuban, Lulut Purwanto, mengatakan, dengan dilaksanakannya Rakontek ini dapat diperoleh peningkatan pengetahuan dan kesamaan pemahaman tentang kebijakan pembangunan kesehatan di Provinsi Jawa Timur Melalui Germas.

Lulut menyampaikan kepada rekan-rekan tenaga kesehatan untuk bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih berkualitas.

(gio)