Khofifah Masih Jajaki Pilkada Jatim

- Team

Minggu, 9 Juli 2017 - 10:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK. Netpitu.com – Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama, Khofifah Indar Parawansa menegaskan Pemilihan Umum Kepala Daerah Jawa Timur (Pilkada Jatim) yang diagendakan pada 2018 adalah ruang demokrasi yang siapapun berhak ikut berkontestasi.

“Ya, saya sudah baca berita itu kemarin,” ucap Khofidah, yang juga Menteri Sosial, di Gresik, Minggu, kepada wartawan guna menanggapi pemberitaan adanya tokoh partai politik yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mengizinkan menteri di Kabinet Kerja mencalonkan diri dalam Pilkada Jatim 2018.

Baca Juga :  Tuban Tambah 6 Pasien Positif Corona Baru, 5 Dari Cluster Tambakboyo

Ketua Umum Muslimat Nahdlatul (NU) itu mengemukakan, Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang melontarkan pendapatnya ke media massa terkait Pilkada Jatim itu, sebenarnya mengundang dirinya dalam acara halal bi halal di Jakarta, Sabtu (8/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tapi, saya tidak bisa hadir karena saya ada kegiatan di Tasikmalaya, Jawa Barat,” ujarnya.

Namun, Khofifah menyatakan telah mengutus perwakilan dari Muslimat NU untuk menghadiri acara halal bi halal tersebut sebagai rasa hormat terhadap Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin Iskandar, yang juga sesama Nahdliyin.

Baca Juga :  Sukir Terus Perkenalkan Diri ke Masyarakat

Oleh karena itu, Khofifah menyatakan bahwa demokrasi di negeri ini ada regulasinya yang memberikan ruang kepada seluruh warga Indonesia menyalurkan hak-hak politiknya.

“Mas Imin jangan galau lah,” ucapnya, sembari tersenyum.

Khofifah menampik anggapan dirinya enggan menghadiri halal bi halal tersebut karena PKB telah menyatakan dukungan kepada Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf untuk maju menjadi calon Gubernur Jatim dalam Pilkada Jatim 2018.

Baca Juga :  BPOM Bentuk Tim Terpadu Program Pasar Aman

“Hubungan saya dengan Cak Imin baik-baik saja. Saya bukannya menolak undangan halal bi halal di rumah Mas Imin, melainkan pada hari itu saya memang ada kegiatan di Tasikmalaya,” katanya.

Namun demikian, ia belum menyatakan terang-terangan untuk turut berkontestasi di Pilkada Jatim 2018 karena masih menjajaki suara pendukung, yang diistilahkannya uji suara (check sound).

( Red/* )

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terkait

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:57

Polres Tuban Bakal Panggil Anna Mu’awanah Terkait Dugaan Laporan Palsu Ke Polisi

Kamis, 13 Juni 2024 - 02:53

Job Fair SMKN 1 Bojonegoro Sukses Jaring 1.217 Orang Pelamar Kerja

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32