Polemik Susu Kental Manis Tanpa Susu Dorong Komisi IX DPR Bentuk Panja

- Team

Senin, 9 Juli 2018 - 23:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidin Fikri, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro.

Bidin Fikri, Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, dan Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Beredarnya produk makanan dan minuman kemasan dan obat tradisional yang tidak memiliki kandungan bahan dasar produk sesuai yang tertera dalam label dan iklan mendapat sorotan khusus anggota DPR RI Komisi IX – Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kependudukan dari Fraksi PDIP, Abidin Fikri, SH, MH.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang produksi dan peredarannya, kata Abidin Fikri, Komisi IX DPR RI akan membentuk Panitia Kerja (Panja) Pengawasan produk obat, makanan, minuman, suplemen kesehatan, obat tradisional dan khususnya susu kental manis yang tidak sesuai label dan iklan.

Baca Juga :  Mutasi Pejabat Di Akhir Tahun 2018

Menurutnya polemik susu kental manis tanpa kandungan susu yang menjadi temuan BPOM adalah pintu masuk untuk menyelidiki produk-produk makanan dan minuman yang iklan dan labelnya tidak menginformasikan kelayakan konsumsi produk.

Ia juga meminta BPOM menginvestigasi secara menyeluruh produk makanan dan minuman yang diduga tidak layak dikonsumsi dan memberikan informasi yang utuh kepada masyarakat demi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Lebih lanjut, untuk mencegah dampak lebih luas, Abidin Fikri, mendesak pelaku usaha produk makanan dan minuman untuk mematuhi aturan tentang Label dan Iklan Pangan serta jujur menampilkan informasi mengenai kandungan, komposisi dan petunjuk penggunaan, serta anjuran konsumsi, baik dalam bentuk iklan promosi maupun pada label kemasan produk makanan dan minuman.

Baca Juga :  Satgas TMMD Gelar Sadarkum

Kepada masyarakat konsumen produk makanan minuman instan tersebut Abidin Fikri, meminta untuk lebih jeli meneliti terlebih dulu tentang komposisi, kandungan bahan produk, cara penggunaan dan tanggal berlakunya produk.

(rd/ro)

Berita Terkait

LHP BPK Kab. Bojonegoro Sudah Diserahkan Ke Ketua DPRD Tapi Tak Dibagikan Pada Anggota
16 Lowongan Parades Di Sukosewu, Jangan Lempar Bola Panas Ke Kecamatan
Hoax Kabar Penghentian Hibah BKD Dari KPK
Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik, Kementerian PAN RB Lakukan Rakor Online
Miris, Masih Ada Jalan Poros Desa Berlumpur di Bojonegoro
PDIP : Pemkab Harus Berikan Solusi Soal Kelambatan Pencairan ADD
Duh, 53 Desa Di Bojonegoro Belum Mengajukan Pencairan ADD., Ada Apa ?
Duh… Belum Terima Gaji Bulan Maret, ASN Dinas Sosial Bingung Cari Talangan

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03