Cucu Aniaya Kakek, Belum Jelas Motifnya

- Team

Senin, 9 Oktober 2017 - 15:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Seorang pemuda berinisial EP (26), warga Desa Sugihan, Kec. Rengel, Tuban, Senin, (9/10) nekat menganiaya Sungadi (74) warga Dùsun Dono, Desa Temu, RT 004 RW 001, Kec.Kanor, Bojonegoro, yang tak lain kakeknya sendiri dengan senjata pisau. Sungadi mendapat serangan mendadak dari EP saat tengah tidur di dalam kamar. Akibat serangan itu Sungadi menglami luka bacok di lengan dan pipinya.

Beruntung peristiwa sadis itu diketahui oleh Titis Kusnadiati sehingga penganiayaan cucu terhadap kakeknya sendiri itu tidak memakan korban jiwa.
Saat itu juga Sungadi dilarikan ke Puskesmas untuk mendapat pertolongan dan EP harus digelandang ke mapolsek Kanor untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya.

Seperti dituturkan Kapolsek Kanor, AKP Imam Khanafi SH, bahwa kronologi peristiwa tersebut bermula pada Senin (09/10) sekitar pukul 07.00 WIB, pelaku tiba di rumah kakeknya atau korban bermaksud hendak menanyakan nama bapaknya dikarenakan pelaku merasakan badannya seperti terkena santet.
Saat itu, EP (26) warga Desa Sugihan, Kec. Rengel, Tuban sedangkan korbannya Sungadi (74), yang masih kakek pelaku sendiri, warga Dùsun Dono, Desa Temu, RT 004 RW 001, Kec. Kanor, Bojonegoro.
“Sampai di rumah kakeknya, pelaku bertemu saksi Titis Kusnadiati dan pelaku menanyakan keberadaan kakeknya,” terang Kapolsek.

Selanjutnya pelaku diberitahu bahwa kakeknya berada di kamar namun pintu kamar kakeknya dalam keadaan terkunci dari dalam. Mengetahui hal tersebut, pelaku tiba-tiba mendobrak pintu kamar kakeknya dan berhasil masuk ke dalam kamar.

Baca Juga :  Risma Ogah Maju Pilkada Gubernur Jatim

“Mendapati kakeknya ada di dalam kamar, pelaku langsung membacok tangan kakeknya, menggunakan pisau yang telah disiapkan dari rumah, hingga mengenai bagian tangan kiri dan pipi kiri korban.” lanjut Kapolsek.

Mengetahui korban dibacok, saksi Titis Kusnadiati berusaha menolong dan berteriak meminta bantuan, lalu datanglah saksi Elis Hariyanti dan saksi Agus Junaedi, yang segera membantu dan menyelamatkan korban.
Selanjutnya korban dibawasaksi Titis Kusnadiati dan saksi Elis Hariyanti,ke Puskesmas Kanor sambil memberitahukan peristiwa tersebut pada warga sekitar dan melaporkan ke Polsek Kanor.

“Sedangkan pelaku diamankan oleh saksi Agus Junaedi di dalam kamar,” imbuh Kapolsek.

Warga sekitar segera datang membantu dan tak lama kemudian Kapolsek Kanor bersama anggota sampai di rumah korban guna mengamankan pelaku dan melakukan oleh TKP.

Baca Juga :  Presiden Luncurkan Program Vokasi Industri Bagi SMK

“Setelah dilakukan oleh TKP selanjutnya pelaku berikut barang bukti dibawa ke Malpolsek Kanor guna proses lebih lanjut.” lanjut Kapolsek.

Masih menurut Kapolsek, barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa 1 (satu) buah linggis, 1 (satu) buah pisau dan 1 (satu) unit sepeda motor milik pelaku.

“Pelaku disangka telah melanggar Pasal 351 ayat (2) dan atau Pasal 353 ayat (2), tentang penganiayaan yang mengakibatkan luka berat, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun,” terang Kapolsek.

Saat ini, pelaku ditahan di rumah tahanan Polsek Kanor dan penyidik masih meminta keterangan terhadap pelaku termasuk meminta keterangan pada saksi-saksi.

Hingga saat ini belum diketahui motif pelaku hingga tega melakukan penganiayaan terhadap kakeknya sendiri, pungkas Kapolsek.

( Dan)

Berita Terkait

Bebani Masyarakat, Sarbumusi Bojonegoro Tolak Tapera
Ketua Sarbumusi : Usulan Kenaikan Upah Apindo Tak Hargai Keringat Buruh
Mantan Camat Padangan Kembali Dihadirkan di Persidangan Dugaan Korupsi BKKD
Putusan Banding PT Tipikor Surabaya Bebaskan Shodikin Dari Dakwaan Primair JPU
Jual Proyek Fiktif Kades Kanten Dilaporkan Ke Polisi
Anwar Sholeh Serahkan Bukti Tambahan Kasus Dugaan Pemalsuan Data Otentik
Duit BOP TPQ Diduga Mengalir Ke Kantor Kemenag Untuk Ganti Cetak Piagam
Duit BOP TPQ Lari Kemana ? Ini Pengakuan Ketua FKTPQ

Berita Terkait

Kamis, 20 Juni 2024 - 12:32

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Senin, 10 Juni 2024 - 10:48

Masa Jabatan 408 Kades di Bojonegoro Diperpanjang 2 Tahun

Selasa, 4 Juni 2024 - 20:43

Banyak Masalah, PDIP Minta Pemerintah Batalkan PP No. 21 Tahun 2024 Tentang Tapera

Senin, 22 April 2024 - 13:11

Sekda Nurul Azizah Sapa Ribuan Warga di Pengajian Ning Umi Laila

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Jumat, 8 Desember 2023 - 19:29

Sikapi Pencoretan Caleg, DPC PPP Laporkan KPUD dan Bawaslu Kab. Bojonegoro ke DKPP

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03