La Nyala Bongkar Dugaan Permintaan Uang Mahar Ketua DPD Gerindra Jatim

- Team

Rabu, 10 Januari 2018 - 01:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA. Netpitu.com – DPD Gerindra Jawa timur diguncang prahara. Lantaran tim sukses La Nyala Mataliti, Bakal Calon Gubernur Jatim dari partai Gerindra buka suara soal dugaan permintaan mahar Rp. 150 – Rp. 170 milyar oleh Ketua DPD Gerindra Jatim, Supriyatno, terhadap dirinya.

Permintaan mahar partai oleh Supriyatno itu terekam dalam pembicaraan melalui telephon milik salah satu tim sukses La Nyala.

Berikut kutipan transkrip pyang diduga suara Supriyatno yang disebarkan oleh tim La Nyala ke wartawan.

“ Pilgub Jawa Timur ini gampang bos, sekarang tunjukkan saja uang cash 170 atau minimal 150 miliar ke Jakarta, saya akan antar ke Pak Prabowo. Kalau tidak ada ya susah bos,”.

Permintaan uang mahar tersebut dimaksudkan untuk memperlancar mendapatkan rekomendasi dari partai Gerindra.

Sebelumnya, partai Gerindra telah memberikan surat tugas kepada La Nyala untuk mencari koalisi partai sekaligus mencari pasangan calon Wakil Gubernur. Namun surat tugas yang diberikan La Nyala hanya berlaku 10 (Sepuluh) hari.

Ada kesan partai Gerindra mengulur-ulur waktu dalam peberian surat tugas, kata salah satu tim sukses La Nyala kepada wartawan, Selasa (9/1).

Baca Juga :  Tim BHR Kemenag Tuban Sudah Melihat Hilal 1 Dzulhijah

Terlebih hingga menjelang masa akhir pendaftaran bakal pasangan calon di KPU belum ada rekomendasi dukungan pencalonan Gubernur yang diterbitkan dari partai Gerindra untuk La Nyala M. Mattaliti.

Kabar permintaan uang mahar perahu oleh Ketua DPD Gerindra Jatim itu dibenarkan oleh La Nyalla saat dihubungi wartawan melalui Whatsapp, dan ia tidak membantahnya.

“Iya ada permintaan uang dari Ketua DPD,” ujar La Nyalla.

” Saya juga menyesalkan pernyataan atau permintaan Ketua DPD Gerindra Jawa Timur, Supriyanto yang meminta uang itu. La Nyalla menganggap sikap Ketua DPD Gerindra Jatim justru bertolak belakang dengan sikap Ketua Umum Gerindra Prabowo Subiyanto.

Baca Juga :  Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila

Tindakan Supri yang diduga telah meminta uang mahar partai terhadap kadernya sendiri dianggap telah menciderai nama baik Prabowo dan Partai Gerindra.

Permintaan uang mahar itu oleh sejumlah relawan beserta pendukung La Nyalla sangat disayangkan karena permintaan uang tersebut tidak berdasar dan bertentangan dengan Ketum Gerindra Pusat.

(*/li)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Selasa, 11 Jun 2024 - 11:03

POLITIK DAN PEMERINTAHAN

408 Kades nek Bojonegoro Masa Jabatane Ditambahi 2 Taun

Senin, 10 Jun 2024 - 11:47