oleh

Wisata Gerabah Malo, Tawarkan Proses Kreatif dan Bisnis Pada Pelancong

BOJONEGORO. Netpitu.com – Wisata Edukasi Gerabah Desa Rendeng, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, hingga hari ini, Sabtu, (10/3) telan dikunjungi 1000 (seribu) pengunjung.

Kebanyakan pengunjung yang datang ke destinasi wisara yang berbasis kerajinan gerabah itu adalah anak-anak usia di bawah 9 tahun atau anak-anak sekolah Taman Kanak-kanak, PAUD dan Sekolah Dasar (Sd).

Mereka bukan hanya datang dari Bojonegoro saja, tapi juga luar Bojonegoro. Seperti Tuban, Lamongan, Nganjuk, Jogyakarta  bahkan Jakarta.

Kepala Desa Rendeng, Muslih ST, kepada netpitu.com mengungkapkan biasanya mereka darang pada hari libur.

Dibukanya wisata gerabah di Desanya, lanjut Muslih, telah memberikan berkah rejeki pada penduduk Desa. Lantaran para wisatawan yang datang kerap melakukan transaksi pemesanan dan pembelian hasil kerajinan gerabah yang diproduksi oleh warga Desa Rendeng.

Dengan demikian  kesejahteraan masyarakat Desa yang sejak dulu berprofesi sebagai pengrajin gerabah itupun menjadi meningkat.

Banjir pesanan gerabahpun meningkat tajam setelah adanya wisata gerabah ini, lanjut Muslih. Kebanyaka wisarawan pesan untuk produksi gerabah Celengan motif Macan gogor atau Sapi yang sudah menjadi ciri khas gerabah produksi Malo.

Kedepan ia berharap ada perhatian khusus dari Pemetintah Kabupaten bagaimana destinasi wisata gerabah yang sudah mulai dikenal orang ini bisa lebih menarik untuk dikunjungi wisatawan.

(dan)