Jembatan “Belangsem” Penghubung Sekar – Karangjati, Madiun Ambrol

- Tim

Minggu, 10 Maret 2019 - 15:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jembatan Belangsem adalah satu-satunya jembatan yang ada di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kab. Bojonegoro, yang menjadi akses penghubung dengan Kecamatan Karangjati, Kab. Madiun, ini ambrol akibat tergerus derasnya aliran air sungai saat hujan.

Jembatan Belangsem adalah satu-satunya jembatan yang ada di Desa Bobol, Kecamatan Sekar, Kab. Bojonegoro, yang menjadi akses penghubung dengan Kecamatan Karangjati, Kab. Madiun, ini ambrol akibat tergerus derasnya aliran air sungai saat hujan.

BOJONEGORO. – Netpitu.com – Jembatan penghubung Desa Bobol, Kecamatan Sekar, ke arah Karang jati, Kabupaten Ngawi, ambrol karena tergerus aliran air yang deras. Jembatan tersebut berada dijalan poros Kecamatan tepatnya di Dusun Klampok, Desa Bobol dan warga sekirar mengenalnya dengan jembatan “Belangsem”.

Baca Juga :  Obama : Indonesia Bagian Dari Diri Saya

Menurut Camat Sekar, Imam Cahyono ketika dikonfirmasi Netpitu.com lewat sambungan selulernya mengatakan, kejadian longsornya jembatan tersebut tanggal 9 maret 2019 sekitar jam 22.00 Wib dan saat ini Jembatan Plaat Beton jalan poros Kecamatan sisi samping selatan jembatan mengalami ambrol atau longsor yang mengkibatkan badan jalan tergerus sekitar 1 meter. 

Baca Juga :  Ombudsman Monitoring Tindak Lanjut Laporan Izin Pasar Ngampel

Agar supaya jembatan tersebut bisa tetap digunakan dan supaya kerusakan tidak meluas maka perlu dilakukan penanganan darurat, mengingat jembatan tersebut merupakan akses satu satunya penghubung dari wilyah Kecamatan Sekar ke arah Kecamatan Karangjati Kabupaten Ngawi.

Adapun ukuran jembatan 6 x  30 M, sedangkan yang mengalami longsor sekitar 3 meter berada di sisi selatan jembatan.

(dan)

Berita Terkait

Wartawan Bojonegoro Unjuk Rasa di Depan Mapolres, Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Jurnalis
Trend Penularan Covid19 di Bojonegoro Terus Meningkat, Tenaga Kesehatan Disasar
Terapkan PSBB, Bojonegoro Kembali Berlakukan Jam Malam
Kembali ke Zona Merah, Resiko Penularan Covid-19 di Bojonegoro Tinggi
Wabah Covid19 di Bojonegoro Mulai Menggila
Warga Ngampel Tuntut Ganti Rugi dan Kompensasi Bau Busuk Pengeboran Sumur Minyak Pertamina
Hadapi Kemarau, BPBD Bojonegoro Siapkan 1000 Tangki Air Bersih
Belum Ada Tanaman Pengganti, Penebangan Pohon di 5 Titik Jalan Dalam Kota Bojonegoro Dipertanyakan