oleh

Poltek Mapena Berikan Latihan Pembuatan Pakan Ternak

TUBAN. Netpitu.com – Petani hutan Desa Jamprong, Kecamatan Kenduruan setelah mendapatkan Pelatihan Budidaya Pakan Ternak Ruminansia dan Pembuatan Silase dari Politehnik Peternakan Mapena Tuban dan peralatannya pun mendapat bantuan dari Perusahaan Minyak Exxon Mobil Pertamina Cepu, di rumah salah satu pengurus LMDH Tani Luhur desa setempat, Senin, (09/03/2020).

Menurut Direktur Politehnik Pertanian dan Peternakan Mapena Tuban. drh. Ali Saifudin Msc kala dikonfirmasi media on line ini memaparkan bahwa petani-petani desa, termasuk petani hutan dalam memenuhi pakan ternaknya tergolong masih mengikuti tradisi nenek moyangnya.

Baca Juga :  Sedulur Silat Bojonegoro Bareng Bagikan Takjil Pada Pengguna Jalan

“Apa yang mereka lakukan untuk membuat hewan-hewan ternaknya terkesan masih asal-asalan bahkan sisa-sisa hasil panen berupa tanaman jagung diberikan ke ternaknya untuk makanannya satu bongkok sekalian batang jagungnya langsung diberikan ke sapi-sapinya,” paparnya.

Masih katanya, maksut dan tujuan Politehtenik Peternakan Mapena Tuban memberikan pelatihan disini adalah untuk mengembangkan budidaya pakan ternak sehingga akan ada peningkatan peternakan masyarakat yang ada di Desa Jamprong.

Baca Juga :  Sedulur Silat Bojonegoro Bareng Bagikan Takjil Pada Pengguna Jalan

Pelatihan ini diikuti oleh 75 orang petani hutan yang sudah tergabung dalam organisasi Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Tani Luhur. “Kebetulan sekali LMDH tersebut sudah memilki organisasi petani desa hutan yang sudah terdaftar di Kementrian LHK dan terakses ke program Kulin KK dengan memiliki wilayah wengkonnya di BKPH Bangilan seluas 729 hektar,” ungkap KSS Kompers Perhutani KPH Jatirogo, Gunung menambahkan.

Dengan didukung oleh Perusahaan Minyak Exxon Mobil Cepu Ltd, dengan program Pengembangan Kemasyarakatan Desa Hutan untuk sementara upaya pengembangan budidaya pakan ternak ini rencananya akan dikembangkan untuk desa lain.

Baca Juga :  KAI Sediakan Layanan Test Covid GeNose di Stasiun Bojonegoro

Kata Rifki Romadon, Manager SKK migas Exxon Mobibil pertamina Cepu, “Untuk sebagai pembelajaran awal kita ujicoba pembuatannya, kami bantu satu alat dulu. Kalau mereka sudah bisa memproduksi sendiri dan hasilnya memuaskan bisa ditularkan ke desa lain, kami akan bantu alat-alatnya,” ungkapnya ke netpitu.com.

(met)