Pasangan Calon Pengantin Ini Bantah Bermesraan Saat Didatangi Satpol

- Tim

Minggu, 10 Mei 2020 - 11:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Nurkhozin dan calon isterinya, Dita Ardiyanti, saat berikan pejelasan.

M. Nurkhozin dan calon isterinya, Dita Ardiyanti, saat berikan pejelasan.

BOJONEGORO. Netpitu.com – Berita soal pasangan muda-mudi bermesraan dikanar kost digrebek Satpol PP, Kamis, (07/05/2020), dibantah oleh kedua pasangan calon pengantin yang saat itu berada di kamar kost.

Mochamad Nurkhozin, (26), memberikan penjelasan terkait berita yang beredar tentang pasangan bermesraan di kamar kost saat digerebek Satpol PP tersebut.

Menurut Nurkhozin, berita tersebut sangat tidak benar, karena fakta yang ada tidak seperti itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Nurkhozin, saat didatangi petugas Satpol PP dirinya memang tengah berada di kamar kost bersama Dita Andriyani (22), calon isteri Nurkhozin. Saat itu kedatangan Dita ke tempat kostnya untuk meminjam laptop guna mengerjakan tugas kuliah.

“Jadi tidak benar kalau mereka sedang bermesraan,” jelas Nurkhozin.

Baca Juga :  Ajari Siswa Peduli Lingkungan, Hanafi - Nurul Bikin Biopori

Lebih lanjut dikatakan Nurkhozin, bahwa dirinya setiap malam mengantarkan calon isterinya itu pulang ke rumahnya di Dsa Babad, Kecamatan Kedungadem. Jadi dipastikan mereka berdua setiap hari bertemu.

Hubungan pasangan kekasih ini juga telah mendapat restu dari orang tuanya, dan kedua orang tua pasangan sudah saling melamar. Rencananya, muda-mudi ini akan nikah di bulan ini. Tetapi karena terjadi bencana pandemi corona dan Kemenag menutup pendaftaran pencatatan nikah maka rencana petnikahannya pun diundur.

Terpisah, ayah Dita Andriyani, Riwahono, (50), mengatakan tidak percaya dengan pemberitaan itu. Karena ia mengetahui persis bagaimana perilaku anaknya dan calon menantunya, Nurkhozin.

“Nyatanya kan tidak ada bukti bahwa mereka sedang bermesraan dalam kamar,” papar Riwahono.

Kalaupun mereka diperiksa petugas Satpol PP itu memang sudah menjadi tugas Satpol untuk melakukan pendataan administratif.

Baca Juga :  Alham M. Ubey :" Selamat New NasDem Bojonegoro "

“Hal yang wajar dan normatif,” tandas Riwahono. Jadi, jangan selalu dianggap ada kesalahan atau pelanggaran, ibumh Riwahono.

Sementara itu, Imam Rasidi (47), paman Mochamad Nurkhozin, juga membantah tegas berita putra-putrinya bermesraan saat digerebek Satpol PP di rumah kos Jalan Panglima Sudirman 131 Kecamatan Bojonegoro.

Menurutnya, berita itu telah merugikan pihak keluarga dan pasangan calon pengantin tersebut. Padahal keduanya hanya bertemu biasa dan karena ada kepentingan pinjam laptop maka mereka harus mengambil laptopnya di rumah kost.

Dita, yang ditemui netpitu.com, di rumahnya mengatakan, dirinya dan Nurkholis hanya ditanya tentang data pribadi, seperti nama dan alamat.

“Pemeriksaan berlangsung cepat, hanya 15 menit. Setelah itu disuruh pulang,” terang Dita.

Baca Juga :  12 Anak Jalanan Kembali Diamankan Petugas Satpol PP

“Berarti tidak terbukti melakukan perbuatan yang dituduhkan di dalam rumah kos,” katanya lebih lanjut.

Dikatakan Dita, saat meminjam laptop komputer milik calon suaminya untuk tugas kampus, kondisi pintu kamar kos terbuka. Saat dirinya pergi ke kamar mandi, pintu kos ditutup oleh calon suaminya. Bersamaan dengan itu datang Satpol PP, yang kemudian membawa dirinya dan calon suaminya ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pemeriksaan.

Dikatakan oleh pasangan kekasih itu, mereka sangat menyayangkan tuduhan yang telah tersebar hingga menganggu aktifitasnya dalam tiga hari ini belakangan ini.

Baik Dita maupun Nurkhozin, meminta masyarakat untuk melihat persoalan lebih jelas dan benar. Sehingga tidak menuduh dengan tuduhan yang tidak manusiawi.

(yon)

Berita Terkait

Copras – Capres 2024
Tampil Unik Peserta Lomba Nyanyi Lagu Kenangan Ini Dapat Hadiah Dadakan
Pers Pencasila dan Jurnalisme Patriotik
PKL Berbasis Proyek Solusi Alternatif Di Masa Pandemi Untuk SMK
Opini : Kebijakan Satu Pintu di Kantor Disdik Bojonegoro. Apa Maksudnya ?
Penonton Lomba Oklik Berjubel, Salah Siapa ?
Pilkada Tuban “Pertarungan 2 Raja”
Merebut Kembali Minyak Jonegoro

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00