Pemprov Jatim Gelar Khotmil Qur’an 2020 Kali dan Nuzulul Qur’an Via Streaming by Bu hu

- Team

Minggu, 10 Mei 2020 - 12:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tuban bersama 16 Bupati/Walikota bergantian Bacakan Ayat Alquran

TUBAN. Netpitu.com – Merebaknya pandemi Covid-19, sepatutnya tidak menyurutkan semangat beribadah di bulan Ramadhan 1440 H/2020 M. Salah satunya dengan memperbanyak membaca Alquran mengingat pada bulan Ramadhan ini terdapat malam khusus yaitu Nuzulul Quran.

Sebagai bentuk penghormatan pada bulan Ramadhan ini, Pemprov Jawa Timur menggelar Khotmil Quran Kubro 2020 kali dan Nuzulul Quran Online yang disiarkan dari Gedung Negara Grahadi Surabaya, Sabtu (09/05/2020).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim bersama Forkopimda Jatim. Pelaksanaan kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing, baik gedung Grahadi Surabaya maupun di kabupaten/kota yang ditunjuk.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat Alquran di Juz 30 oleh 17 Bupati/Walikota di Jawa Timur yang secara bergantian, salah satunya Bupati Tuban, H. Fathul Huda.

Baca Juga :  Koperasi Kareb Berikan THR H - 7 Sebelum Lebaran

Bupati Tuban bersama 16 Bupati/ Walikota bergantian Bacakan Ayat Alquran

Bertempat di Masjid Fathurrohmat Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Bupati Tuban membacakan Surat An Nazi’at ayat 1-25. Pada kesempatan ini Bupati Tuban didampingi Wabup; Kapolres Tuban; dan Dandim 0811/Tuban.

Bupati Tuban bersama bupati dan walikota di Jawa timur membaca Al Qur’an secara bergantian.

Usai pembacaan Alquran, Gubernur Jawa Timur, Dra. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., menyatakan kegiatan ini sebagai bentuk ikhtiar untuk memahami dan memaksimalkan penghayatan kandungan Alquran. Hal tersebut sesuai dengan anjuran agama untuk membaca dan mendalami Al-Quran.

Gubernur Jatim menjelaskan maksud dari Khotmil Qur’an 2020 kali adalah dilakukannya pembacaan alquran secara mandiri oleh 4000 hafidz di Jawa Timur. Masing-masing hafidz meng-khatamkan 15 juz dalam dua hari hari sehingga dicapai 2000 kali khatam. Sedangkan sisanya ditugaskan kepada OPD dan Bakorwil dibawah naungan Pemprov Jatim.

“Sehingga genap khatam Alquran sebanyak 2020 kali,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kades Ngampel : Satukan Energi Positif Rakyat Untuk Membangun Desa

Pemprov Jatim pada tahun 2020 juga akan memberikan tunjungan kehormatan kepada 4000 hafidz di Jawa Timur. Tunjangan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada hafidz.

Lebih lanjut, ikhtiar yang dilakukan sebagai munajat untuk mendapatkan barokah dan rizki bagi seluruh masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.

“Semoga Allah melindungi seluruh warga Jatim dan bangsa Indonesia. Semoga wabah Covid-19 segera diangkat,” harapnya.

Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung penanganan wabah Covid-19. Langkah-langkah jasmaniah, berupa medis maupun non-medis perlu diiringi dengan upaya bathiniah.

“Marilah bersama-sama kita maksimalkan hari-hari pada Bulan Ramadhan 1440 H ini untuk meningkatkan keimanan kita; bermunajat memohon perlindungan Allah SWT,” serunya.

Pada kesempatan ini juga dilangsungkan tausiyah online oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, Prof. Dr. Nazaruddin Umar, MA. Dalam tausiyahnya, Prof Nazaruddin Umar menerangkan diturunkannya Surat Al Alaq ayat 1-5, memiliki makna yang dalam apabila dilakukan perenungan dan penghayatan.

Baca Juga :  Gedung Pelayanan Sanika Satyawada Polres Tuban Diresmikan

Pada ayat tersebut mengisyaratkan keutamaan untuk iqra’ (membaca) berbagai kejadian alam di dunia ini. Proses pembacaan ini mengisyaratakan adanya keseimbangan antara agama dan ilmu pengetahuan.

“Sejatinya, proses iqra’ ini mencakup kesadaran sensorial (tadabbur); intelektual (tafakkur); emosional (tadzakkur); dan spiritual,” tuturnya.

Prof Nazaruddin Umar mengibaratkan pembacaan terhadap sebuah pohon kelapa. Hakikatnya pembacaan pohon kelapa bukan hanya sebatas tumbuhan yang berdiri.

Lebih dari itu, pohon kelapa memiliki proses yang panjang sebelum tumbuh dan dimanfaatkan oleh manusia.

“Begitu pula dengan terjadinya berbagai kejadian di dunia ini, tentunya memiliki proses kejadian disertai hukum sebab-akibat dari proses tersebut,” jelasnya.

Karenanya, perlu proses belajar dan penghayatan secara terus menerus sepanjang hayat. Tidak hanya itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran dapatnya diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

(met)

Berita Terkait

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro
Ribuan Warga Karangpacar Ikuti Giat Jalan Santai Kampung Moderasi Beragama
Kadal Ireng Tour Healing Of Java
Peringati HJD ke 117 Tahun Desa Pacing Gelar Seni Tayub
Coldova Rock Band Goncang Lapangan Meliwis Putih
Kemeriahan Pesta Rakyat di RW 01 Kel. Ngrowo
Menjaga Kekompakan Brimob Olah Raga Bareng Kodim
Polres Bojonegoro Gelar Ngopi Bareng Dengan Media

Berita Terkait

Selasa, 18 Juni 2024 - 21:37

Idhul Adha, SMKN 1 Bojonegoro Potong 5 Ekor Sapi Qurban

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:03

Job And Edu Fair SMKN 1 Diserbu Peminat Kerja Bojonegoro

Senin, 10 Juni 2024 - 13:16

Diikuti 44 Didu dan PT, SMKN 1 Bojonegoro Mulai 11 – 13 Juni Gelar Job Fair Untuk Umum

Minggu, 12 November 2023 - 16:16

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

Rabu, 6 Juli 2022 - 23:21

PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi

Jumat, 27 Mei 2022 - 13:05

Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan

Rabu, 25 Mei 2022 - 12:02

IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2

Selasa, 24 Mei 2022 - 18:00

Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan

Berita Terbaru

PILKADA 2024

Pilkada Bojonegoro : Memilih Pemimpin Atau Penguasa ( 1 )

Kamis, 20 Jun 2024 - 12:32