oleh

Tenaga Pengawas Madrasah Kemenag Bojonegoro Kurang 30 Persen

BOJONEGORO. Netpitu.com – Minimnya tenaga pengawas lembaga pendidikan madrasah memaksa Kantor Kementerian Agama Bojonegoro putar otak untuk bisa mengatasi kekekuarangan jumlah tersebut.

Salah satunya adalah dengan merotasi penugasan tenaga pengawas. Rotasi kali ini dimaksudkan agar satu tenaga pengawas bisa melakukan pengawasan di lembaga madrasah yang ada 2 Kecamatan berdekatan sekaligus.

Kasi Pendidikan Madrasah Kementeian Aama Bojonegoro, Asyik Syamsulhadi mengatakan rotasi penugasan pengawas memang biasa dilakukan dalam tiap lima tahun sekali. Hanya saja kali ini ada yang berbeda karena terdapat satu pengawas yang diberi tugas pengawasan pada dua kecamatan sekaligus.

Hal tersebut dikarenakan berkurangnya tenaga pengawas yang ada di kantor Kemenag Bojonegoro lantaran memasuki masa pensiun.

Untuk menyesuaikan kebutuhan pengawas maka dilakukan rotasi pengawas baik yang bertugas di Madrasah Aliyah maupun Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah.

“ Kebijakan rolling Pengawas madrasah bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengawas sehingga pengawas madrasah bisa memberikan pelayanan kepada lembaga madrasah yang diawasi,” ujar Asyik Syamsulhadi.

Menurutnya di kantor Kemenag Bojonegoro terdapat 43 pengawas pendidikan dasar yang dimutasi dan 11 pengawas menengah.

Rolling pengawas madrasah kali ini berujuan mendekatkan lokasi tugas pengawas dekat dengan tempat tinggalnya, supaya para pengawas madrasah merasa nyaman dan efisien dalam melakukan pengawasan.

(pur)