oleh

Ahmad Doli Kurnia Tanjung Terpilih Jadi Ketua DPP LPM RI 2020 – 2025

JAKARTA. Netpitu.com – DR. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, terpilih secara aklamsi sebagai ketua Dewan Pimpinan Pusat ( DPP) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat ( LPM) Republik Indonesia, pada Munas ( Musyawarah Nasional ) IV DPP LPM RI, di Hotel Ibis Style, Jakarta, Senin, (10/08/2020).

Ahmad Doli Kurnia Tanjung, yang juga ketua Komisi ll DPR RI dari Fraksi Golkar, diusulkan sebagai calon tunggal oleh 34 pimpinan dan sekretaris DPD LPM Provinsi dan pengurus DPP LPM, menggantikan ketua LPM RI periode 2016 -2021, Eny Maulani Saragih.

Selanjutnya, dalam waktu cepat Ahmad Doli Kurnia Tanjung dibantu tim formatur diharapkan untuk segera menyusun kepengurusan DPP LPM RI periode 2020 – 2025.

Munas dihadiri sekitar 200 peserta lebih terdiri dari ketua DPD LPM Kabupaten/ Kota, ketua dan sekretaris DPD LPM Provinsi, pengurus DPP LPM RI dan pendiri LPM RI.

Kepada netpitu.com Ahmad Doli Kurnia Tanjung, mengatakan ke depan posisi LPM harus dikembalikan fungsinya sebagai lembaga masyarakat yang menjadi mitra pemerintah dalam merencanakan dan melaksanakan prigram – program pembagunan di desa. Sebagaimana peran LKMD ( Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa ) pada masa Orde Baru waktu itu.

Selain itu ada beberapa regulasi tentang pemerintahan desa yang belum mengakses keberadaan LPM sebagai agen pembangunan di desa dan kelurahan atau daerah.

Sebagai pimpinan Komisi DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Dalam Negeri, pihaknya bakal memperjuangkan LPM agar lebih berdaya di tengah-tengah masyarakat. Supaya kesejahteraan masyarakat desa seperti diharapkan pemerintah pusat bisa segera terwujud.

“Reguladinya bisa berupa perubahan Undang-Undang dan atau jika mau cepat bisa berupa Instruksi Presiden atau Peraturan Pemerintah dan Peraturan Presiden,” papar DR. Ahmad Doli Kurnia Tanjung, di sela-sela Munas, di hotel Ibis Style.

Program kerja lain yang akan direalisasikan saat memimpin DPP LPM RI menurut Doli, melakukan konsolidasi pengurus LPM di semua tingkatan seluruh Indonesia. Baik itu LPM Provinsi maupun LPM Kabupaten dan Kota.

“Suatu saat nanti kita akan lakukan konsolidasi nasional dengan mengundang semua pengurus LPM Provinsi dan Kabupaten, Kecamatan dan Desa,” tambah Doli, kepada netpitu.com.

(ro)