oleh

Wakil Bupati Buka Gebyar Bojonegoro Expo dan Layanan Publik 2017

Bojonegoro Netpitu.com Dengan konsep wisata belanja yang disinergikan pameran produk unggulan serta apresiasi seni, hiburan masyarakat, dan diharapkan pemeran ini menjadi titik temu antara demand dan supply sehinga dapat meningkatkan produktivitas, perekonomian serta industri di Kabupaten Bojonegoro yang mempunyai dayang saing di tingkat regional dan nasional.

Demikian yang disampaikan Mifathul Ullum, direktur PT. Citra Pamerindo Abadi selaku rekanan Pemerintah Kab. Bojonegoro dalam Gebyar Bojonegoro Expo dan Layanan Publik 2017 yang dibuka oleh Wakil Bupati Bojonegoro hari ini, Sabtu (09/9), di Halaman Stadion Letjend. H. Soedirman Bojonegoro.

Dalam sambutannya Setyo Hartono, mengatakan bahwa event sebagai ajang promosi ini dapat mengakomodir produk-produk yang beberapa tahun yang lalu belum dapat di orbitkan, sehingga bisa mendapatkan tanggapan, penilaian market yang mana perlu diperbaiki, sehingga expo ini dapat memunculkan orang-orang Bojonegoro yang mempunyai bakat dan inovasi dalam membuat produk-produk unggulan yang bisa dijual, karena kalau tidak ada inovasi dan keahlian kan begini-gini aja jadinya.

Ada 2 Kecamatan sangat berkurang signifikan dalam mengurai kemiskinan, dikarenakan ibu-ibunya mempunyai kreatifitas sehingga mendapatkan nilai tambah. Selanjutnya Kang Hartono mengharapkan dalam event seperti ini dapat diselipkan orang-orang lokal yang dapat menampilkan produknya sehingga produknya mendapatkan koreksi, membawa daya tarik dan yang melihat mau membelinya.

Mudah-mudahan expo tahun ini mendapatkan respon yang positif, sehingga semakin baik dan semakin memunculkan produk-produk lokal yang dapat meningkatkan pendapatan, tetapi manakala produk-produk tersebut kurang mendapatkan masukan atau pendapatan tolong tugas Pemerintah melakukan Sinergitas, pembinaan, berkelanjutan dan saling memberi koreksi, sehingga produk-produk yang dipamerkan ini dapat berkelanjutan, bukan hanya pada event ini saja, ungkapnya diakhir sambutannya.

Dalam kesempatan itu pula Basuki selaku Kepala Dinas Perdagangan Kab. Bojonegoro menyampaikan bahwa Gebyar Expo dan Layana Publik yang digelar mulai tanggal 9 s/d 24 September ini ditujukan untuk memberikan fasilitas kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten Bojonegoro maupun luar daerah untuk mendapatkan akses pasar yang lebih luas dengan demikian diharapkan UMKM dapat tumbuh dan berkembang sehingga dapat memberikan kontribusi yang nyata terhadap PDRB kab. Bojonegoro, serta expo ini sebagai wahana SKPD untuk lebih mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, ada 12 SKPD yang berpartisipasi dalam expo termasuk BUMN dan BUMD.

Jumlah peserta dalam kegiatan sebanyak 332 peserta, terdiri dari 120 UMKM, 12 SKPD dan sekitar 200 peserta lainnya. Selanjutnya Basuki mengatakan bahwa omzet kegiatan expo pada tahun lalu mencapai kurang lebih 2,3 Milyar dalam 17 hari, sehinnga diharapkan pada tahun ini omzetnya dapat melebihi expo pada tahun lalu. Pada acara itu hadir pula Forpimda, dan jajaran pejabat dilingkungan Pemkab Bojonegoro, Staf Ahli, Asisten I, II, dan III serta beberapa Kepala OPD terkait.

(Dan)

Baca Juga :  Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras