oleh

Gapensi Bojonegoro Harus Kompak Dan Mampu Bersaing Dengan Kontraktor Luar Daerah

-BERITA-26 views

BOJONEGORO. Netpitu.com – Gabungan Pengusaha Konstruksi (Gapensi) Badan Pimpinan Daerah Jawa Timur (Jatim) berharap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bojonegoro sebisa mungkin dinikmati orang lokal jangan sampai dinikmati oleh orang yang berasal dari luar Kabupaten Bojonegoro.

Pernyataan tersebut diungkapkan dalam sambutannya sebagai Ketua Umum Gapensi Jatim dalam acara Musyawarah Cabang Badan Pimpinan Gapensi ke VIII tahun 2021 di Hotel Aston, Rabu (10/11/2021).

Mohammad Syarifuddin berpesan agar anggota Gapensi di Bojonegoro mampu bersaing dan harus kompak. Baik dengan anggota Gapensi maupun dengan asosiasi lain diluar Gapensi. Serta anggota Gapensi agar menjalin kekompakan dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Baca Juga :  Seorang Pria Ditemukan Tewas Tersengat Listrik

“Banyak di daerah daerah, kalau anggota Gapensi tidak kompak mengakibatkan APBD dinikmati para kontraktor yang berasal dari luar daerah”, tegas Ketua Gapensi Jatim.

Masih menurut Ketua Gapensi Jatim, kalau sudah dinikmati oleh kontraktor luar daerah, anggota Gapensi menjadi susah. Kasihan juga Pemerintah Daerah, soalnya APBD Bojonegoro terbesar ketiga di Jawa Timur.

Ditempat yang sama, Yudi Wahyumaniaji selaku Ketua Gapensi terpilih dalam Muscab Gapensi Bojonegoro ke VIII menyampaikan dukungannya atas pernyataan Ketua Gapensi BPD Jatim tersebut.

“Apa yang diucapkan oleh Ketua Gapensi Jatim mewakili apa yang menjadi harapan anggota Gapensi Bojonegoro selama ini”, ucap Ketua Gapensi Bojonegoro kepada Netpitu.com.

Baca Juga :  Modus Kembalikan Motor Malah Minta Tebusan Rp. 2 Juta

Sebagai ketua terpilih yang baru, pria yang juga menjadi Direktur CV. Wahyu Kusuma ini juga mengemukakan sebagian visi dan misi yang diamanatkan anggota kepada dirinya. Termasuk mengenai keinginan agar para anggota bisa mendapatkan proyek di Bojonegoro sendiri.

“Kami sebagai pengurus masa bakti mendatang, kita punya salah satu misi antara lain agar anggota Gapensi mendapatkan proyek di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Keinginan pertama sebagai Ketua Gapensi Bojonegoro merencanakan kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro agar harga satuan pada Perbup tentang standar harga satuan sedikit dinaikkan. Sedangkan yang kedua mengenai galian C, soalnya dinilai terjadi dobel retribusi. Sehingga membuat pekerjaan yang menggunakan material galian C menjadi sangat tinggi.

Baca Juga :  Lama Tak Mendapat Jawaban Dari Gubernur, Anwar Sholeh Lapor Ke Ombudsman

“Kita juga akan menjalin komunikasi dengan sesama asosiasi lain, agar bisa satu suara untuk mengupayakan bertemu dengan stakeholder di Bojonegoro,” pungkasnya.

Dalam agenda Muscab Gapensi Bojonegoro ke VIII tersebut Yudi Wahyumaniaji terpilih sebagai Ketua Gapensi Bojonegoro periode 2021 – 2026 setelah mendapatkan 78 suara sah. Mengungguli Alfan Afandi yang mendapat 34 suara sah. Dari 115 total suara terkumpul, terdapat 3 suara dinyatakan tidak sah.

(pur)