oleh

TMMD Tahlil dan Nyruput Kopi Bareng Rakyat

TUBAN. Netpitu.com – Untuk membangun konsep diri serta memupuk hubungan dengan orang lain diperlukan komunikasi sosial (Komsos) dengan masyarakat. Demikian juga halnya untuk mempererat tali silaturahim dan kerja sama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok satgas TMMD Ke-104 Tuban, serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan TMMD ke-104 tahun 2019 Kodim 0811/Tuban yang berlangsung di Desa Brangkal Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban selama dua pekan ini ternyata tak hanya sasaran fisik namun juga ada kegiatan nonfisik salah satunya adalah dengan menggelar pembacaan Surat Yasin dan Tahlil dimasjid Baitul Muttaqin seperti Sabtu malam, kemarin.

Baca Juga :  KANTONG BUDAYA

“Kegiatan Komsos di acara TMMD di desa ini yang sudah berjalan diantaranya, Yasin dan Tahlil yang diikuti Satgas TMMD Ke-104 Tuban dan warga setempat. Kalau pagi kami juga secara langsung selalu mengadakan seruputan kopi di pagi hari menjelang sebelum diawal pengerjaan RTLH, Pos Kamling, Musholla dan lain-lain bersama warga setempat,” ucapnya kepada netpitu.com, Minggu, (10/03/2019).

Baca Juga :  Ada Apa Dengan Batik Wartawan ?

Menurutnya komunikasi sosial merupakan salah satu metode Binter TNI AD yang dapat dilaksanakan dimana saja tempat berada dengan teratur untuk mencapai tujuan komunikasi sosial sesuai dengan tujuan yang diharapkan.

“Saya harap kegiatan ini juga sebagai salah satu ajang silaturahmi, agar terpupuk kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” kata DankiSatgas TMMD Ke-104.

Sama halnya Satgas TMMD Ke104 Tuban, Pratu Alex juga melakukan Coffe Morning disaat dimulainya pengerjaan fisik baik itu untuk RTLH maupun bangunan lainnya. ”Tujuannya adalah mempererat silaturrahmi dengan warga masyarakat lokasi TMMD, Desa Brangkal Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban,” ungkapnya kepada media ini.

Baca Juga :  Agenda Reformasi Tak Boleh Berhenti, Bojonegoro Darurat KKN

“Dengan komsos yang dilaksanakan secara rutin diharapkan terjadi sinergitas antara satgas dengan warga desa setempat sehingga tercipta situasi yang harmonis dan rukun antar warga dalam berkerja,”ungkap Alex.

(met)