Tujuh Santri Ponpes Al Hadi Yang Terlantar di Jakarta Sudah Keluar Dari Pondok

- Tim

Minggu, 11 Juni 2017 - 14:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

7 Santri Pondok Pesantren Al hadi ini nekad pergi ke Jakarta meski tidak memiliki bekal uang yang cukup. Mereka hanya kepengin iseng jalan-jalan ke Monas, melhat kemegahan dan keindahan Ibu Kota Jakarta. Namun mereka justru tersesat dan terlantar di Terminal Pulo gadung.

7 Santri Pondok Pesantren Al hadi ini nekad pergi ke Jakarta meski tidak memiliki bekal uang yang cukup. Mereka hanya kepengin iseng jalan-jalan ke Monas, melhat kemegahan dan keindahan Ibu Kota Jakarta. Namun mereka justru tersesat dan terlantar di Terminal Pulo gadung.

Netpitu.com – Tujuh santri Pondok Pesantren Al Hadi, Padangan, Bojonegoro, yang ditemukan terlantar di bekas terminal Pulo Gadung, Jakarta, ternyata sudah keluar dari Pondok Pesantren Al Hadi, Padangan.

Menurut pengakuan KH. Gufron, pengasuh Ponpes Al Hadi, Padangan, saat dikonfirmasi netpitu.com melalui sms pada Minggu (11/6), mengatakan ketujuh santri yang ditemukan terlantar oleh  Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur tersebut sudah keluar dari Ponpes Al Hadi.

“ Larenipun sampun medal saking lembaga, sampun tanggung jawabe tiyang sepahe ( Anaknya sudah keluar dari lembaga, sudah menjadi tanggung jawab orang tuanya, Red),” ujar KH. Gufron, pengasuh Pondok Pesanten Al Hadi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditanya siapa nama-nama mereka ( ke 7 santri tersebut ), Kiai Gufron pun mengaku tidak tahu.

“ Kulo nggeh mboten ngertos sinten-sinten ( Saya juga tidak tahu siapa-siapa (mereka),” jawabnya singkat.

Baca Juga :  Kasi Datun : Nggak Bisa Dibina Ya Dibinasakan

Berkaitan berita tersebut redaksi netpitu.com berupaya mencari informasi ke Polsek Padangan tentang keberadaan ketujuh santri yang ditemukan terlantar di Jakarta. Kepada Kapolsek Padangan, netpitu.com mengkonfirmasikan berita tersebut. Apakah sebelumnya ada orang tua dari ketujuh anak yang terlantar di Jakarta yang melapor kehilangan anaknya?.

“ Belum mas,” jawab Kapolsek Padangan singkat.

Dari informasi di lapangan membenarkan keberadaan santri Al Hadi tersebut. Namun ketujuh anak tersebut tidak seluruhnya warga kecamatan Padangan.

“ Yang dari Padangan hanya 2 anak, selebihnya 5 anak berasal dari Cepu dan Ngraho,”ujar salah Layla, warga Desa Padangan. Diantaranya, Bidin, Abid, Aldi dan Rizal, selebihnya masih belum diketahui namanya. Darai ketujuh anak tersebut diantaranya ada yang duduk di bangku Madrasah Tsanawiyah, Al Hadi kelas VII dan ada pula yang masih aktif sebagai santri Ponpes Al Hadi. Selain itu ada pula yang sudah lulus dari Mts Al Hadi.

Baca Juga :  FKDM Lakukan Pemantauan Test Perangkat Desa

Sebelumnya diberitakan, berniat mengisi liburan usai Unas  7 santri Pondok Pesantren Al Hadi, Kecamatan Padangan, berpergian ke Jakarta untuk sekedar jalan-jalan ke Monas Jakarta. Tapi lacur, ke 7 santri asal Bojonegoro ini justru malah tersesat, lontang-lantung dan terlantar di Jakarta.

Lantaran mereka tak tahu arah jalan ke Monas. Merekapun kehabisan bekal uang transport dan sempat meminta makanan kepada pedagang di terminal Pulo gadung, Jakarta, untuk mengisi kesosongan perutnya.

Petugas Pelayanan, Pengawasan dan Pengendalian Sosial (P3S) Suku Dinas Sosial Jakarta Timur akhirnya menyelamatkan 7 orang santri telantar di bekas Terminal Pulogadung, Jakarta Timur. Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, Benny Martha mengemukakan, anak-anak santri itu dilaporkan warga ke Dinas Sosial DKI Jakarta. Kemudian mereka segera diselamatkan dan dipulangkan ke daerah asal mereka.

Baca Juga :  Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro

“Mereka mengaku dari Pondok Pesantren Al-Hadi yang berada di Desa Padangan, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur,” kata Benny saat dihubungi Minggu (11/6).

Dikatakan, santri-santri itu mengaku ingin jalan-jalan ke Monas dan Bundaran HI, dengan masing-masing dari mereka hanya membawa uang Rp 200-250 ribu rupiah. Sedangkan bus yang mereka tumpangi dari Bojonegoro ongkonya sudah Rp. 200 ribu rupiah.

Santri ini sudah tersesat selama dua hari dan dari keterangannya tidak mempunyai kerabat di Jakarta dan tidak membawa handphone. Santri itu sempat kehabisan ongkos dan meminta makanan kepada pedagang di sekitar Terminal Pulogadung.

“Menurut pengakuan mereka, orangtua mereka atau pihak pondok pesantren tidak mengetahui keberadaan mereka di Jakarta,” ujar Benny.

“Sekarang sudah kami pulangkan ke daerah asalnya Bojonegoro. Kami memulangkan mereka dengan menggunakan Bus hingga sampai di sana,” kata Benny.

(Red)

 

 

Berita Terkait

Satu Jiwa Tolak Korupsi, Roadshow PMK ke 66 di Bojonegoro
PPDB SMKN Tuban – Bojonegoro Resmi Ditutup, 1109 Bangku Tak Terisi
Orang Tua Wali Murid Pertanyakan Uang Tabungan dan Uang Kunjungan Industri Yang Belum Dikembalikan
IKA SMP Negeri 2 Bojonegoro Mulai Bangun Mushola di SMPN 2
Pungutan Kepada Siswa Melalui Komite Itu Tidak Dibenarkan
Tim Bola Voli SMA Negeri 2 Bojonegoro Juarai Turnamen Kacabdin Cup
Duhhh !!! PPDB Tahun Ini Banyak SMP Negeri Wilayah Kota Kekurangan Pagu
Bicara PIP Bupati Jangan Sekedar Bikin Pencitraan

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00