Bekraf Garap Potensi Industri Lokal Bojonegoro

- Tim

Selasa, 11 Juli 2017 - 07:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO. Netpitu.com – Sebanyak 16 anggota Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf ) Indonesia, Selasa (11/7), mengunjungi Kabupaten Bojonegoro., Mereka akan melakukan pengkajian potensi lokal di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Bubulan, Temayang dan Gondang.

Mereka yang datang adalah Steering Commite IKKON 2017 Bekraf, Mizan Allan De Neve, IKKON 2017 dan Poppy Savitri, Direktur Edukasi Ekonomi Kreatif serta12 divisi Bekraf, mulai divisi fashion, desain produk, desain interior, komunikasi visual, arsitektur, tekstil, fotografer,videografer, spesialis media, antropollogi, bisnis advisor dan field manager.

Baca Juga :  Bacabup Partai Hanura Sampaikan Visi Misi

Direktur edukasi ekonomi kreatif, Poppy Savitri menjelaskan bahwa IKKON inovatif kreatif melalui kolaborasi nasional adalah upaya pemerintah dalam rangka memajukan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dituturkan Poppy sebelumnya Bojonegoro tidak termasuk dalam rencana IKKON kemudian ditahun 2017 ini oleh Bapenas. IKKON ini adalah bagaimana membangun daerah yang masuk katagori 3T yakni Terdepan, Terluar dan Terbelakang.

Karena pemerintah menyadari betul bahwa banyak daerah yang memiliki potensi namun belum tergali.

Baca Juga :  Tuban Tambah Lagi 4 Kasus Pasien Positif Corona

Disampaikan Poppy bahwa 2017 ini daerah yang menjadi garapan IKKON Bekraf adalah Bojonegoro, Banyuwangi, Banjarmasin, Belu dan Toraja Utara. Tim akan melakukan survey kajian selama 4 bulan di Bojonegoro melihat semua produk lokal Bojonegoro. Sistem yang akan dibangun adalah dengan kolaborasi sehingga kedua belah pihak akan semakin kaya pengetahuan yang didapatkan.

Sementara itu Bupati Bojonegoro,Drs H Suyoto berpesan kepada seluruh anggota Bekraf yang akan melakukan pengkajian potensi lokal di Bojonegoro agar menyentuh semua pihak. Assessment lebih dalam berdasarkan potensi yang sudah ada, bahan baku dan kualitas sumber daya manusia yang banyak di Bojonegoro.

Baca Juga :  Sempat Dikabarkan Hilang, Tiga Nelayan Asal Jenu Berhasil Ditemukan

Bupati mencontohkan industri kasur lantai yang ada di wilayah Baureno yang memerlukan sentuhan kreatifitas. Tak hanya industri, hal lain yang bisa dikaji oleh bekraf adalah sektor wisata dan agropertanian di Bojonegoro.

( Dan )

Berita Terkait

David FS : Entas Kemiskinan, Garpu Jatim Akan Launching 1.000 Warung UMKM
Sandiaga Uno Bicarakan Industri Kreatif di Bojonegoro
Wujudkan Kesejahteraan Rakyat Golkar Lounching Kios Baqoel Karya Berkah
Peringati Hari Koperasi Dekopinda Bojonegoro Salurkan Sembako dan Daging Kurban
Peran BumDes Dalam Peningkatan Perekonomian Rakyat
PT.Rekind Belum Selesaikan Pembayaran Pada Vendor Penyedia Makanan dan Minuman
Zakat Fitrah Tahun Ini Ditentukan Sebesar 3 Kg Beras
Dorry Sonata Tawarkan Solusi Pengusaha Manufaktur Di Tengah Pandemi Covid 1

Berita Terkait

Selasa, 26 Maret 2024 - 11:09

Kemenag Bojonegoro Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar di Madrasah Berjalan Normal

Sabtu, 23 Maret 2024 - 14:00

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 9 Maret 2024 - 21:31

Rayakan Annyversary ke 75, Persibo Dapat Hadiah Armada Bus Dari Sedulur Pitu

Jumat, 19 Januari 2024 - 11:25

Pengajuan Penetapan Nama Pada Ijazah Muk’awanah Tak Penuhi Norma Hukum Administrasi Kependudukan : Pengadilan Harusnya Menolak

Rabu, 6 Desember 2023 - 12:10

Sunaryo Abuma’in : LABH PPP Layani Pendampingan dan Bantuan Hukum Gratis Pada Masyarakat

Senin, 4 Desember 2023 - 16:43

PPP Maksimalkan Peran Saksi di Setiap TPS

Senin, 4 Desember 2023 - 08:11

Menangkan Pemilu 2024 DPC PPP Masivkan Konsolidasi, Sosialisai ke Kader di Tingkat Kecamatan dan Desa

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:54

Jum’at Hari Ini Bawaslu Gelar Sidang Pelanggaran Administrasi Pelaporan Anwar Sholeh

Berita Terbaru

GOODNEWS

Komunitas IRL Jatim Bagikan Takjil di Bojonegoro

Minggu, 31 Mar 2024 - 12:29

BERITA

Kadal Ireng Bagikan 350 Takjil ke Masyarakat

Sabtu, 23 Mar 2024 - 14:00